Donald Trump Dievakuasi Setelah Insiden Penembakan di Washington DC

Donald Trump Dievakuasi Setelah Insiden Penembakan di Washington DC
Foto: Ilustrasi Donald Trump Dievakuasi Setelah Insiden Penembakan di Washington DC.

Insiden penembakan terjadi saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri acara makan malam koresponden Gedung Putih di Washington DC. Kejadian ini memicu langkah pengamanan darurat bagi sejumlah petinggi negara.

Pasukan pengamanan presiden segera mengevakuasi Donald Trump beserta sejumlah pejabat Gedung Putih tak lama setelah suara tembakan terdengar. Seperti diberitakan oleh Kompas, situasi sempat menegang di lokasi acara tersebut.

Selain sang presiden, Ibu Negara Melania Trump dan Wakil Presiden J.D. Vance turut dilarikan ke lokasi aman. Beberapa pejabat tinggi lainnya yang hadir dalam agenda tersebut juga dievakuasi oleh petugas keamanan guna menghindari risiko lebih lanjut.

Pihak berwenang setempat memberikan keterangan bahwa letusan senjata api tersebut berasal dari luar area ballroom. Lokasi tembakan diketahui berada di luar ruangan tempat Trump dan para tamu undangan sedang berada.

Donald Trump dilaporkan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, laporan awal menyebutkan terdapat seorang anggota kepolisian yang mengalami luka-luka akibat insiden yang mengejutkan publik ini.

Peristiwa penembakan terjadi hanya berselang singkat setelah kedatangan rombongan presiden. Melania Trump dan J.D. Vance baru saja tiba di lokasi sesaat sebelum kekacauan pecah di area luar gedung tersebut.

Dokumentasi video dari lokasi acara merekam momen ketika Trump dan Melania sedang melangkah naik ke atas panggung. Rekaman tersebut memperlihatkan situasi normal yang berubah seketika menjadi proses evakuasi cepat oleh tim pengamanan.

Penyelenggara memutuskan untuk menjadwalkan ulang acara makan malam koresponden Gedung Putih ini. Agenda tersebut direncanakan akan kembali digelar dalam kurun waktu 30 hari ke depan pasca koordinasi keamanan.

Dalam keterangan yang diberikan beberapa saat setelah kejadian, Trump menegaskan bahwa penembakan berlangsung cukup jauh dari posisinya. Ia memastikan para pejabat Amerika Serikat lainnya juga berada dalam kondisi aman dari jangkauan pelaku.

Aparat kepolisian telah mengambil tindakan tegas terkait gangguan keamanan ini. Satu orang yang diduga memiliki keterlibatan dalam aksi penembakan tersebut telah berhasil diamankan dan ditahan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel terkait

Rekomendasi