Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Demo di Depan Gedung Kemdiktisaintek

Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Demo di Depan Gedung Kemdiktisaintek
Foto: Ilustrasi Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Demo di Depan Gedung Kemdiktisaintek.

Aliansi mahasiswa Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026). Demonstrasi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional guna menyoroti isu aksesibilitas pendidikan tinggi.

Berdasarkan pantauan di Jalan Pintu Satu Senayan pukul 14.05 WIB, massa mulai memadati area gerbang masuk dengan membawa atribut organisasi. Dilansir dari Megapolitan, sebuah mobil komando yang dihiasi berbagai ornamen dan bendera organisasi terparkir untuk memfasilitasi jalannya orasi.

Para peserta aksi membentuk lingkaran besar di depan gerbang utama sambil menyuarakan kritik terhadap pemerintah secara bergantian. Fokus utama tuntutan mereka berkaitan dengan tingginya biaya pendidikan yang dinilai menghambat masyarakat di wilayah pelosok untuk mengakses bangku kuliah.

"Berapa banyak anak-anak di daerah yang tidak bisa mendapatkan pendidikan karena tidak memiliki uang, tetapi anggaran pendidikan justru tidak diprioritaskan untuk mereka," ucap salah satu orator dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Setelah penyampaian orasi tersebut, massa mendesak agar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto hadir menemui mereka. Selain itu, mahasiswa juga meminta kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, untuk memberikan penjelasan langsung di luar gedung.

Penjagaan ketat dilakukan oleh aparat kepolisian, termasuk personel pria dan polisi wanita, yang bersiaga tepat di depan gerbang masuk. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas di sekitar kawasan Senayan mengalami perubahan signifikan bagi para pengguna jalan.

Penutupan ruas Jalan Pintu Satu Senayan yang menuju ke arah Jalan Asia Afrika mulai diberlakukan oleh pihak berwenang. Pengendara yang datang dari arah Jalan Jenderal Sudirman kini dialihkan melalui rute alternatif dengan mengitari kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Artikel terkait

Rekomendasi