Cita Mineral Investindo Bagikan Dividen Tunai Rp 1,392 Triliun

Cita Mineral Investindo Bagikan Dividen Tunai Rp 1,392 Triliun
Foto: Ilustrasi Cita Mineral Investindo Bagikan Dividen Tunai Rp 1,392 Triliun.

PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) resmi mengalokasikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 1,392 triliun bagi para pemegang saham. Keputusan ini ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026).

Sebagaimana dilansir dari Money, besaran dividen yang disepakati setara dengan Rp 351 per lembar saham. Selain alokasi dividen, perseroan juga mencadangkan dana umum senilai Rp 1 miliar serta menetapkan saldo laba ditahan sebesar Rp 1 triliun.

Sekretaris Perusahaan CITA, Yusak Lumba Pardede, merinci bahwa total dana yang dikucurkan untuk pemegang saham mencapai angka yang sangat signifikan. Pengumuman ini disampaikan secara resmi kepada publik pada Rabu (13/5/2026).

ÔÇ£Total nilai dividen yang dibagikan ialah Rp 1.392.000.000.000. Nilai dividen per saham mencapai Rp 351 per saham,ÔÇØ ujar Yusak Lumba Pardede, Corporate Secretary CITA.

Penerima hak dividen merupakan pihak yang namanya masuk dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 26 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Realisasi pembayaran dividen tunai tersebut direncanakan akan rampung selambat-lambatnya pada 17 Juni 2026.

Landasan pembagian laba ini merujuk pada kinerja keuangan tahun 2025 di mana CITA meraup laba bersih entitas induk sebesar Rp 2,39 triliun. Meskipun angka tersebut menyusut 3,63 persen dari tahun sebelumnya, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 12,61 persen menjadi Rp 2,68 triliun.

Jadwal Pembagian Dividen CITA
KeteranganTanggal Pelaksanaan
Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi22 Mei 2026
Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi25 Mei 2026
Cum Dividen Pasar Tunai26 Mei 2026
Ex Dividen Pasar Tunai29 Mei 2026
Recording Date26 Mei 2026
Pembayaran Dividen17 Juni 2026

Data pasar pada Rabu (13/5/2026) menunjukkan saham CITA terkoreksi 1,13 persen ke posisi Rp 3.490 per saham. Secara akumulatif sepanjang 2026, saham perseroan mengalami penurunan 21,92 persen, namun tetap menawarkan dividend yield yang kompetitif sebesar 10,06 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi