Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Cindy Monica menyatakan dukungannya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi yang mempertegas kewajiban partai politik dalam memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan pada pencalonan anggota legislatif.
Sikap tersebut disampaikan dalam keterangan resmi pada Kamis (28/5), sebagaimana dilansir dari Media Indonesia. Kebijakan afirmasi ini dinilai krusial agar keterlibatan perempuan di kancah politik nasional tidak berhenti sebagai formalitas pemenuhan angka di atas kertas saja.
Keterlibatan aktif kaum perempuan dipandang sangat vital demi menghadirkan perspektif yang lebih inklusif saat merumuskan kebijakan publik. Ketegasan Mahkamah Konstitusi juga dianggap menjadi bukti nyata keberpihakan negara dalam memperkuat sistem demokrasi yang representatif.
ÔÇ£Perempuan memiliki kemampuan, pengalaman, dan sensitivitas sosial yang sangat dibutuhkan dalam proses pengambilan kebijakan. Karena itu, ruang politik harus semakin terbuka dan adil bagi perempuan Indonesia,ÔÇØ ujar Cindy Monica, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem.
Keberadaan legislator perempuan di parlemen dipercaya dapat mengoptimalkan pengawalan isu-isu penting masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, hingga kesejahteraan keluarga. Internal Partai NasDem sendiri diklaim telah lama menjalankan komitmen konkret terkait pemenuhan keterwakilan perempuan ini.
Berdasarkan rekam jejak Pemilu 2019, Partai NasDem menjadi satu-satunya partai politik yang berhasil meloloskan keterwakilan perempuan di atas 30 persen di DPR RI. Partai tersebut menempatkan 32,2 persen keterwakilan perempuan yang setara dengan 19 kursi dari total 59 anggotanya yang lolos ke senayan.
ÔÇ£Ini membuktikan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam politik. Ketika diberikan kesempatan, perempuan mampu hadir sebagai pemimpin dan representasi rakyat yang bekerja nyata,ÔÇØ kata Cindy Monica, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem.
Dorongan juga diberikan kepada kaum perempuan, terutama generasi muda, agar menepis keraguan dan berani mengambil peran dalam kepemimpinan nasional. Kaum perempuan diharapkan semakin percaya diri dalam menyuarakan aspirasi masyarakat secara langsung di tingkat pusat.
ÔÇ£Politik tidak boleh lagi dipandang sebagai ruang yang terbatas bagi perempuan. Hari ini perempuan harus hadir, bersuara, dan ikut menentukan arah masa depan Indonesia,ÔÇØ pungkas Cindy Monica, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem.