Presiden Chery International Zhang Guibing memastikan sub-brand iCar akan mengisi ceruk pasar kendaraan listrik yang spesifik untuk menghindari tumpang tindih dengan produk lain di bawah naungan perusahaan. Penegasan mengenai positioning merek baru tersebut disampaikan di Wuhu, China, pada Selasa (28/4/2026).
Strategi pemisahan pasar ini dilakukan agar iCar memiliki karakter konsumen yang berbeda dibandingkan dengan lini produk Chery, Omoda, maupun Jaecoo. Dilansir dari Otomotif, produsen asal China tersebut ingin setiap merek memiliki peran yang jelas dalam ekosistem bisnis mereka.
"Kalau kita lihat, pelanggan Chery dan Omoda Jaecoo punya karakter masing-masing. iCar juga demikian, punya basis konsumen yang berbeda," ujar Zhang Guibing, Presiden Chery International.
Segmentasi pasar iCar secara khusus membidik individu yang mapan namun tetap menginginkan kendaraan yang mampu mengekspresikan identitas pribadi. Kendaraan ini tidak lagi sekadar alat mobilitas, melainkan sarana kustomisasi bagi pemilik yang ingin tampil berbeda dari pengguna mobil tradisional.
"iCar lebih spesifik. Konsumennya suka sesuatu yang ikonik, suka menunjukkan karakter pribadi, dan ingin mobil yang bisa merepresentasikan dirinya," kata Zhang Guibing.
Pengembangan iCar dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pembangunan fondasi sistem bisnis yang kokoh. Pihak manajemen memilih untuk tidak terburu-buru dalam melakukan ekspansi pasar guna memastikan keberlanjutan brand di masa depan.
"Kami tidak ingin terlalu cepat. Kami ingin melangkah step by step. Yang penting sekarang adalah membangun sistem dan fondasi iCar terlebih dahulu," ujar Zhang Guibing.
Langkah ini diambil setelah perusahaan melihat keberhasilan Omoda Jaecoo dalam membangun identitasnya sendiri. Meski menjadikan kesuksesan brand sebelumnya sebagai referensi, iCar diarahkan untuk tetap mandiri secara struktur sebelum dipacu untuk berkembang lebih masif ke depannya.