Chery Siapkan Kei Car Emta Terbaru, Siap Tantang BYD di Pasar Jepang 2026

Chery Siapkan Kei Car Emta Terbaru, Siap Tantang BYD di Pasar Jepang 2026
Foto: Chery Siapkan Kei Car Emta Terbaru, Siap Tantang BYD di Pasar Jepang 2026. (Illustration by Pexels)

Chery Automobile resmi memperkenalkan merek kendaraan listrik baru bernama Emta melalui kerja sama strategis (joint venture). Perusahaan ini bersiap menantang dominasi pasar Jepang dengan meluncurkan mobil mungil jenis kei car (K-car) pada tahun 2027 mendatang.

Langkah ini menandai persaingan ketat di segmen mobil listrik kompak Jepang, menyusul kehadiran BYD Racco. Emta sendiri bernaung di bawah Electric Mobility Technologies (EMT), sebuah perusahaan asal Singapura yang didukung oleh kolaborasi lintas negara.

Struktur Kepemilikan dan Peran Strategis

Berikut adalah rincian pembagian saham dari lima perusahaan yang terlibat dalam pembentukan Emta:

Nama Perusahaan Persentase Saham Peran Utama
Chery Automobile 27,27% Penyedia Teknologi dan Platform
Jiangsu Yueda Automobile 27,27% Manufaktur dan Produksi
Autobacs Seven 18,18% Jaringan Penjualan di Jepang
Gotion 18,18% Pemasok Baterai Kendaraan
Anest 9,09% Dukungan Kualitas Produk

Tabel di atas menunjukkan pembagian peran yang sangat spesifik untuk memastikan setiap aspek bisnis terpenuhi secara profesional. Chery bertindak sebagai otak teknologi, sementara mitra Jepang seperti Autobacs akan memastikan ketersediaan jaringan penjualan bagi konsumen.

Chery menegaskan posisi mereka dalam proyek ini hanya sebatas pemegang saham strategis. Pabrikan asal Wuhu tersebut tidak akan terlibat langsung dalam manajemen harian maupun operasional teknis perusahaan.

Fasilitas produksi akan dipusatkan di pabrik Yueda yang berlokasi di Yancheng, China. Pabrik ini memiliki rekam jejak mumpuni karena sebelumnya pernah memproduksi kendaraan untuk merek Kia dan HiPhi.

Sentuhan Desain dan Kepemimpinan ala Jepang

Meski mengandalkan teknologi Chery, desain dan konsep produk Emta digarap sepenuhnya oleh tim ahli dari Jepang. Para perancang tersebut merupakan profesional berpengalaman yang pernah bekerja di Honda dan Mazda.

Sisi manajerial pun diisi oleh tokoh-tokoh besar di industri otomotif global. Posisi CEO dijabat oleh He Xiaoqing yang merupakan mantan Presiden Changan Ford, sementara Susumu Uchikoshi, mantan petinggi Nissan China, menduduki kursi Chief Marketing Officer.

Rencana ekspansi jangka panjang Emta di pasar otomotif meliputi beberapa poin penting:

  • Peluncuran mobil pertama dijadwalkan pada tahun 2027.
  • Penambahan tiga model baru setelah peluncuran perdana dilakukan.
  • Target pembangunan pabrik produksi langsung di Jepang setelah tahun 2030 jika respons pasar positif.
  • Fokus pada standar keamanan tinggi yang setara dengan mobil berukuran besar.

Rangkaian rencana ini menunjukkan komitmen jangka panjang Emta untuk tidak sekadar menjadi pemain numpang lewat di pasar Jepang. Mereka berusaha memadukan efisiensi produksi China dengan standar kualitas dan desain yang disukai konsumen Jepang.

Mengenal Emta #01: Calon Pesaing Baru

Mobil perdana yang akan diperkenalkan memiliki desain boxy atau kotak yang sangat fungsional. Meski nama resminya belum dirilis, kode "#01" yang tertera pada pintu memberi sinyal bahwa kendaraan ini akan dinamai Emta #01.

Secara visual, kendaraan ini mengingatkan pada desain Chery QQ Ice Cream namun hadir dengan konfigurasi lima pintu. Eksteriornya dilengkapi lampu depan kotak yang futuristik, pilar hitam yang memberikan kesan atap mengambang, serta spion kamera minimalis.

Dimensi mobil ini sangat kompak dengan panjang 3,4 meter dan lebar 1,48 meter, sesuai dengan standar kei car Jepang. Kendaraan listrik mungil ini diharapkan menjadi solusi mobilitas perkotaan yang efisien dan tetap mengutamakan aspek keselamatan penumpang.

Artikel terkait

Rekomendasi