Chery Rilis iCar V23 Seharga Rp 389,9 Juta di Indonesia

Chery Rilis iCar V23 Seharga Rp 389,9 Juta di Indonesia
Foto: Ilustrasi Chery Rilis iCar V23 Seharga Rp 389,9 Juta di Indonesia.

Chery Group Indonesia resmi meluncurkan sub-brand terbarunya, iCar, dengan merilis harga resmi model V23 mulai dari Rp 389.900.000 di Jakarta pada Sabtu (23/5/2026). Langkah ini menjadi kejutan baru dari pabrikan dalam pasar kendaraan listrik domestik, seperti dilansir dari Otomotif.

Penetapan nilai jual Sport Utility Vehicle (SUV) bertenaga setrum dengan desain kotak tersebut dikonfirmasi sebagai harga ritel resmi untuk pasar Tanah Air. Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat konsumen Indonesia.

"Bukan pre-booking atau semacamnya, ini sudah official launching," kata Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo.

Pihak manajemen juga mengapresiasi respons positif yang diberikan oleh publik terhadap kehadiran kendaraan utilitas sport tersebut. Strategi penentuan harga diharapkan mampu menjangkau portofolio konsumen yang lebih luas.

"Kita terima kasih kepada apresiasi masyarakat Indonesia. Harga yang kita tetapkan ini berdasarkan banyak masukkan dan semoga banyak masyarakat yang dapat menikmati produk ikonik ini," lanjut Zeng.

Proses perakitan lokal dengan skema completely knocked down (CKD) menjadi faktor utama yang membuat perusahaan mampu menekan biaya produksi. Melalui metode ini, iCar V23 dapat dipasarkan dengan harga yang kompetitif di kelasnya.

Kendaraan ramah lingkungan ini dihadirkan untuk mengakomodasi kebutuhan gaya hidup serta representasi personal penggunanya. iCar V23 memadukan estetika SUV boxy klasik dengan elemen modern yang fungsional, sehingga tampil berbeda dari model mobil listrik perkotaan lain yang umumnya terlalu futuristis.

Sistem penggerak iCar V23 tersedia dalam dua opsi, yakni Rear Wheel Drive (RWD) dan Intelligent Wheel Drive (iWD). Varian RWD disiapkan untuk mobilitas di dalam kota dengan karakter berkendara yang tetap menyenangkan, responsif, serta stabil karena distribusi bobot khas kendaraan listrik.

Sementara itu, varian iWD ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan kapabilitas ekstra untuk bertualang di berbagai kondisi jalan. Varian penggerak dua roda (2WD) dibekali motor listrik bertenaga 100 kW dan baterai 60 kWh, sedangkan varian iWD memproduksi daya hingga 155 kW dengan kapasitas baterai 82 kWh yang memiliki jarak tempuh maksimal sejauh 430 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC.

Artikel terkait

Rekomendasi