Chairul Tanjung Pemilik Trans Studio Makassar yang Jadi Lokasi SYF 2026

Chairul Tanjung Pemilik Trans Studio Makassar yang Jadi Lokasi SYF 2026
Foto: Ilustrasi Chairul Tanjung Pemilik Trans Studio Makassar yang Jadi Lokasi SYF 2026.

Trans Studio Makassar (TSM) mengukuhkan posisinya sebagai salah satu taman hiburan dalam ruangan paling besar di kawasan Indonesia bagian timur. Destinasi yang berlokasi di Kota Makassar ini menjadi magnet wisata keluarga melalui sajian wahana modern dan hiburan inovatif.

Kawasan ini juga sering menjadi pusat penyelenggaraan agenda besar berskala nasional. Dilansir dari Kompas, TSM terpilih menjadi lokasi festival musik Sulawesi Youth Festival (SYF) yang menghadirkan deretan musisi ternama pada Kamis, 14 Mei 2026.

Namun, pelaksanaan acara tersebut sempat diwarnai kendala lalu lintas di area sekitar. Kurangnya antisipasi dari Dinas Perhubungan Makassar dan aparat terhadap praktik parkir liar menyebabkan kemacetan signifikan di sepanjang Jalan Metro Tanjung Bunga.

Kepemilikan Trans Studio Makassar berada di bawah kendali konglomerat ternama, Chairul Tanjung. Fasilitas hiburan ini merupakan bagian strategis dari jaringan ritel serta properti miliknya, Trans Studio.

Berdasarkan data CT Corp, Chairul Tanjung tercatat sebagai salah satu tokoh terkaya di tanah air. Beliau sukses membangun imperium bisnis yang menjangkau sektor keuangan, media, ritel, hingga industri pariwisata.

Ekspansi di bidang hiburan dikelola melalui anak usaha Trans Entertainment and Property. Melalui lini inilah, proyek taman hiburan Trans Studio berhasil dikembangkan di berbagai kota besar di Indonesia.

Unit di Makassar sendiri telah menyapa publik sejak tahun 2009. Pada awal kemunculannya, tempat ini sempat memegang predikat sebagai taman hiburan indoor terbesar di Indonesia.

Letak operasionalnya berada di kawasan terpadu Tanjung Bunga yang mengintegrasikan pusat perbelanjaan, fasilitas hotel, serta area komersial. Selain di Sulawesi, CT Corp juga telah mengepakkan sayap bisnis serupa di Bandung, Cibubur, hingga Bali.

Rekam Jejak Bisnis Chairul Tanjung

Lahir di Jakarta pada 16 Juni 1962, Chairul Tanjung memiliki latar belakang pendidikan sebagai lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Jiwa wirausahanya sudah terasah sejak masa kuliah melalui berbagai unit usaha kecil.

Awal perjalanan bisnisnya dimulai dengan berjualan buku hingga menyediakan perlengkapan alat kedokteran. Ketekunan tersebut membuahkan hasil dengan berdirinya Para Group yang kemudian bertransformasi menjadi CT Corp.

Saat ini, grup perusahaan tersebut menaungi sejumlah nama besar di berbagai sektor. Di antaranya adalah Bank Mega pada pilar keuangan, serta Trans TV dan Trans7 yang memperkuat sektor media massa.

Di bidang ritel, jaringan Transmart menjadi salah satu kekuatan utama bisnisnya. Selain fokus pada dunia usaha, Chairul Tanjung pernah mengemban amanah di pemerintahan sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada tahun 2014.

Artikel terkait

Rekomendasi