CEO GoTo Temui Seskab Bahas Potongan Komisi Ojek Online

CEO GoTo Temui Seskab Bahas Potongan Komisi Ojek Online
Foto: Ilustrasi CEO GoTo Temui Seskab Bahas Potongan Komisi Ojek Online.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Hans Patuwo di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Pertemuan tersebut dilakukan untuk melaporkan perkembangan kebijakan potongan komisi aplikator ojek online sebesar 8 persen dari tarif perjalanan, sebagaimana dilansir dari Suara.

Diskusi antar kedua belah pihak tersebut berfokus pada strategi peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi. Selain itu, pertemuan juga membahas keberlanjutan ekosistem bisnis transportasi digital di seluruh wilayah Indonesia.

Pihak Sekretariat Kabinet membagikan informasi mengenai jalannya diskusi tersebut melalui akun media sosial resmi mereka. Isu-isu strategis terkait industri transportasi daring menjadi fokus utama dalam dialog yang berlangsung.

"Dalam pertemuan tersebut, various masukan terkait kondisi industri transportasi online, kesejahteraan driver online, hingga keberlanjutan bisnis digital di Indonesia menjadi topik utama pembahasan," tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet yang dikutip pada Minggu, 24 Mei 2026.

Manajemen GoTo menyatakan komitmen penuh untuk menyelaraskan operasional perusahaan dengan kebijakan regulasi dari pemerintah. Langkah ini diambil demi menjaga keseimbangan pendapatan pengemudi seiring pertumbuhan ekonomi digital nasional yang sehat.

"Sementara itu, sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang pernah bergabung dengan platform Gojek telah mencapai sekitar 3 juta orang, baik yang masih aktif, bekerja paruh waktu, maupun yang sudah tidak lagi mengemudi," jelas CEO GoTo Hans Patuwo.

GoTo saat ini menaungi sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif di seluruh Indonesia. Perusahaan juga menyampaikan dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan para pengemudi daring agar memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan mitra.

Saat ini, koordinasi intensif antara pemerintah dan pelaku usaha terus berjalan demi merumuskan solusi terbaik yang berpihak pada pengemudi tanpa mengabaikan ekosistem bisnis. Pemerintah menilai langkah ini penting agar industri tetap tumbuh sehat sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi para mitra.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlanjutan bisnis yang adil dan berkelanjutan. Menurut Kepala Negara, perusahaan aplikator tetap perlu memperoleh keuntungan secara wajar agar mampu terus berkembang, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi