BYD M6 DM Classic Mulai Terlihat di Diler Resmi Jakarta

BYD M6 DM Classic Mulai Terlihat di Diler Resmi Jakarta
Foto: Ilustrasi BYD M6 DM Classic Mulai Terlihat di Diler Resmi Jakarta.

Pasar kendaraan keluarga berbasis elektrifikasi di Indonesia kedatangan opsi baru. Setelah meluncurkan varian bertenaga listrik murni, kini unit BYD M6 DM Classic dilaporkan sudah menampakkan diri di jaringan diler resmi wilayah Jakarta.

Dikutip dari Moladin, model baru ini diproyeksikan menjadi tipe paling ekonomis dalam lini M6 DM. Kehadirannya menyasar segmen konsumen yang membutuhkan MPV berkapasitas 7 penumpang dengan efisiensi bahan bakar tinggi namun belum siap beralih ke kendaraan listrik berbasis baterai sepenuhnya.

Tampilan luar dari tipe termurah ini dikemas dengan pendekatan yang jauh lebih sederhana jika disandingkan dengan varian di atasnya. Sisi eksterior didominasi oleh sentuhan warna hitam, yang terlihat jelas pada komponen gril berbahan plastik serta penggunaan pelek berukuran 16 inci.

Kesan minimalis semakin kuat karena pabrikan tidak menyematkan komponen over fender pada bodi samping. Untuk sistem pencahayaan, bentuk lampu utama dan lampu buritan sekilas mempertahankan garis desain yang serupa dengan model BYD E6.

Memasuki area kabin, atmosfer gelap langsung terasa lewat dominasi warna hitam pada material dasbor dan door trim plastik. Sementara itu, seluruh bagian kursi dibungkus dengan material kain atau fabric yang dirancang untuk mendukung fungsionalitas harian keluarga.

Pengemudi akan dibantu oleh panel instrumen semi digital yang mirip dengan milik versi EV. Guna mempermudah pengoperasian berkendara, pabrikan tetap mempertahankan keberadaan tombol fisik untuk mengontrol penyejuk udara, cruise control, mode berkendara, serta volume sistem audio.

Posisi berkendara yang ideal juga bisa disesuaikan secara manual melalui setir yang sudah dibekali fitur tilt dan telescopic.

Kelengkapan Fitur dan Layout Kabin

Meskipun varian terendah ini belum dilengkapi dengan sistem keselamatan aktif ADAS, kelengkapan fitur penunjang kenyamanan dinilai masih mumpuni untuk standar mobil keluarga masa kini.Kendaraan ini sudah dipersenjatai dengan kamera pemantau 360 derajat, kendali kecepatan otomatis atau cruise control, fitur perintah suara, serta pusat hiburan berupa head unit layar sentuh. Desain kabin depan terasa lebih lapang berkat pemindahan tuas transmisi ke area belakang kemudi menggunakan model column shift.

Performa Mesin dan Daya Jelajah Baterai

Sektor dapur pacu menjadi daya tarik utama dari model plug-in hybrid electric vehicle ini. Kendaraan ini mengombinasikan kinerja mesin bensin berkapasitas 1.500 cc dengan sokongan baterai berdaya 7,4 kWh.

Saat beroperasi memanfaatkan mode tenaga listrik murni tanpa intervensi mesin bensin, daya jelajahnya diklaim mampu menyentuh jarak berkisar 40 km. Kapasitas tersebut dinilai memadai untuk mengakomodasi rutinitas komuter harian di dalam kota seperti mobilitas bekerja atau mengantar anak sekolah.

Karakteristik sistem penggerak ini berpotensi memikat konsumen di tanah air. Pengguna bisa merasakan efisiensi konsumsi bahan bakar yang menyerupai mobil listrik tanpa perlu didera kecemasan mengenai ketersediaan infrastruktur pengisian daya saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Artikel terkait

Rekomendasi