Sejumlah peserta aksi memperingati Hari Buruh atau May Day dengan mengenakan kaus seragam di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026). Penampilan kompak para pekerja ini memberikan suasana berbeda dalam aksi tahunan tersebut sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Para buruh terpantau menggunakan pakaian berwarna marun dengan kombinasi lengan putih yang mencolok. Desain kaus menampilkan visual burung garuda berbusana pekerja biru lengkap dengan apron serta menggenggam palu dan kunci di bagian belakang.
Simbol semangat kebersamaan ditonjolkan melalui gambar tangan mengepal dan tulisan "MAY DAY" pada sisi depan pakaian. Kaus tersebut tampak dikenakan secara masif oleh berbagai kalangan peserta aksi, termasuk orang dewasa hingga anak-anak yang memadati area sekitar Monas.
Salah satu peserta aksi asal Kebayoran Lama, Ayat, mengungkapkan bahwa pakaian tersebut diperoleh secara cuma-cuma sebelum menuju ke lokasi titik kumpul utama. Ia menjelaskan bahwa pembagian dilakukan oleh pihak tertentu menggunakan kendaraan bajaj.
"Tadi pas kami ngumpul di titik pemberangkatan mau ke sini (Monas). Ada yang ngasih, dia kayak pakai bajaj terus di belakangnya isinya baju dan dikasih ke kami semua," ujar Ayat.
Penyaluran kaus gratis ini menyasar seluruh elemen di titik keberangkatan, bahkan menjangkau orang-orang di luar rombongan buruh. Penyeragaman pakaian ini bertujuan untuk menciptakan kesan solid di antara para peserta yang datang menggunakan kendaraan roda dua.
"Jadi sistemnya semua dapat deh tadi. Bahkan ojek, orang di jalan juga dikasih," kata Ayat.
Ayat bersama rombongannya yang terdiri dari delapan unit sepeda motor memutuskan untuk langsung mengenakan atribut tersebut demi estetika kelompok. Penegasan mengenai kekompakan juga menjadi alasan utama penggunaan baju tersebut.
"Kita tadi delapan motor, ya kita pakai ajalah biar kompak aja," ucap Ayat.
Senada dengan rekan lainnya, Rudi yang juga merupakan peserta aksi mengonfirmasi adanya distribusi pakaian tanpa biaya tersebut. Ia menilai penggunaan seragam membuat atmosfer peringatan Hari Buruh kali ini menjadi lebih semarak.
"Iya dibagiin gratis. Kita langsung pakai biar sama-sama," kata Rudi.