Perum BULOG menjamin ketersediaan serta stabilitas harga minyak goreng kemasan sederhana, Minyakita, di berbagai wilayah Indonesia tetap terjaga pada Jumat (17/4/2026). Langkah antisipatif telah diambil perusahaan umum milik negara tersebut guna merespons lonjakan permintaan masyarakat di pasar domestik.
Dilansir dari Detik Finance, Dirut Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan bahwa pihaknya menempuh upaya strategis melalui percepatan penyaluran stok dan penguatan kerja sama dengan produsen serta pemerintah daerah. Efisiensi rantai pasok menjadi prioritas utama agar distribusi komoditas tersebut tepat sasaran.
"BULOG memastikan bahwa Minyakita tersedia dengan harga yang wajar dan pasokan yang cukup. Kami terus memperkuat distribusi agar dapat menjangkau seluruh masyarakat secara merata. Informasi yang tidak akurat berpotensi menimbulkan keresahan, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap tenang," ujar Ahmad Rizal, Direktur Utama Perum BULOG.
Pengawasan langsung ke lapangan juga dilakukan secara aktif oleh personel BULOG untuk memantau kelancaran distribusi di pasar-pasar tradisional. Berdasarkan hasil pemantauan terkini, stok barang di tingkat pedagang masih mencukupi dan harga jual tetap berada dalam koridor ketentuan pemerintah.
Sinergi antara pemangku kepentingan terus diperkuat demi menjaga keseimbangan antara pasokan nasional dan kebutuhan riil warga. Pemerintah secara resmi menyatakan bahwa cadangan minyak goreng nasional saat ini berada dalam posisi aman untuk jangka waktu mendatang.
Guna menghindari ketidakseimbangan pasar, masyarakat diharapkan tidak melakukan penimbunan barang secara mandiri. Kesadaran untuk berbelanja secara bijak dan tidak terjebak dalam aksi beli berlebihan menjadi faktor krusial dalam mempertahankan stabilitas harga di tingkat konsumen.