PT Buana Finance Tbk (BBLD) mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran pembiayaan baru dan piutang pembiayaan sepanjang tahun 2025. Capaian ini berhasil dibukukan perusahaan di tengah tekanan kondisi makroekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Kinerja keuangan tersebut dilansir dari Keuangan, di mana penyaluran pembiayaan baru perusahaan mencapai Rp4,3 triliun sepanjang tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,13 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).
Segmen pembiayaan konsumen masih menjadi penopang utama dengan kontribusi sebesar Rp3,11 triliun. Sementara itu, sisa penyaluran disumbang oleh sektor sewa pembiayaan dan anjak piutang yang nilainya mencapai Rp1,18 triliun.
Pertumbuhan juga terjadi pada portofolio piutang pembiayaan perusahaan yang tercatat sebesar Rp6,57 triliun pada 2025, atau tumbuh 7,05 persen YoY. Sektor pembiayaan konsumen memberikan kontribusi terbesar dengan porsi 79,20 persen, disusul sewa pembiayaan dan anjak piutang sebesar 12,71 persen.
Kenaikan piutang tersebut mendorong pertumbuhan total aset perusahaan menjadi Rp7,15 triliun, meningkat 7,72 persen secara YoY. Namun, laba bersih perusahaan mengalami koreksi menjadi Rp13,48 miliar pada tahun 2025 akibat kondisi ekonomi yang belum stabil serta lonjakan beban pencadangan kerugian penurunan nilai hingga 44,71 persen.
Kondisi ekonomi tersebut juga memicu kenaikan risiko pembiayaan, yang terlihat dari peningkatan rasio Non Performing Financing (NPF) menjadi 3,12 persen pada 2025 dari 1,97 persen pada tahun sebelumnya. Manajemen kemudian menerapkan langkah mitigasi seperti penguatan strategi penagihan, efisiensi operasional, dan optimalisasi portofolio.
"Langkah-langkah strategis tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham," ujar Mariana Setyadi, Direktur Keuangan Buana Finance.
Keputusan mengenai penggunaan laba bersih tahun buku 2025 beserta pembagian dividen telah disetujui oleh para pemegang saham. Persetujuan tersebut diresmikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 18 Mei 2025.