PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN berpartisipasi dalam momentum satu tahun perjalanan Danantara Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam program "Danantara untuk Generasi Emas" dengan menyediakan perlengkapan belajar bagi anak-anak sekolah.
Sinergi BUMN dalam ekosistem Danantara dinilai menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional. Peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat sektor pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang krusial.
"Melalui program Danantara untuk Generasi Emas, kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat fondasi masa depan bangsa. Dukungan terhadap pendidikan anak-anak Indonesia merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang lebih kuat, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujar Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu dalam siaran pers dikutip Sabtu (14/3/2026).
Seperti diberitakan oleh Investortrust, BTN mendistribusikan 5.500 paket perlengkapan sekolah untuk siswa SD, SMP, dan SLB. Wilayah penyaluran mencakup Kota Palu di Provinsi Sulawesi Tengah, serta Kota Batam dan Kota Tanjung Pinang di Provinsi Kepulauan Riau.
Aksi ini menjadi bagian dari gerakan nasional penyaluran 88.000 paket perlengkapan sekolah yang diinisiasi Danantara Indonesia bersama jajaran BUMN. Program serentak di berbagai daerah tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan sekaligus menyambut persiapan Generasi Emas Indonesia.
Memasuki usia satu tahun, Danantara Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, dan mendorong investasi strategis. Lembaga ini berfokus pada penciptaan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang.
Refleksi bersama atas perjalanan kelembagaan ini digelar di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3). Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, beserta pimpinan dan seluruh insan Danantara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan khusus mengenai pentingnya menjaga integritas dan disiplin tata kelola. Orientasi jangka panjang menjadi poin penting dalam mengelola kekayaan negara demi memperkuat struktur ekonomi nasional.
Presiden menekankan bahwa Danantara Indonesia dibentuk untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
"Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," ungkapnya.
Peringatan syukuran ini membawa tema "Satu Danantara". Tema tersebut merepresentasikan komitmen seluruh perusahaan milik negara untuk bergerak selaras dalam mengokohkan perekonomian domestik.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani memaparkan bahwa tahun pertama kelembagaan difokuskan pada penguatan fondasi internal dan tata kelola. Hal ini dilakukan guna memastikan arah investasi tetap tertuju pada manfaat sosial kemasyarakatan.
"Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia," ujarnya.