Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) merevitalisasi destinasi wisata De Loano Glamping di kawasan Borobudur Highland, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, guna meningkatkan kenyamanan wisatawan melalui pembaruan fasilitas modern, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Langkah pembenahan ini menyentuh hampir seluruh bagian penginapan mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, interior tenda, perlengkapan tidur, hingga penyediaan kamar mandi dalam yang dilengkapi pemanas air. Setiap tenda kini memiliki furnitur berkualitas, lemari mini, cermin besar, meja rias, jemuran handuk, serta termos pemanas air.
ÔÇ£Langkah ini kami lakukan untuk menjawab kerinduan wisatawan akan pengalaman menginap di alam terbuka tanpa kehilangan kenyamanan modern,ÔÇØ kata Yusuf Hartanto, Plt Direktur Utama BPOB pada Senin (18/5/2026).
Pihak pengelola juga memperbaiki fasilitas umum seperti amphitheater, panggung pertunjukan, toilet umum, dan mushola, serta menyediakan kursi santai di depan tenda bagi para pengunjung.
ÔÇ£Para tamu juga akan mendapatkan welcome drink saat check-in. Kami ingin setiap pengunjung benar-benar merasa nyaman sejak pertama datang,ÔÇØ kata Yusuf Hartanto, Plt Direktur Utama BPOB.
Kawasan ini sekarang mengusung konsep wisata kebugaran atau wellness tourism yang bertujuan menyediakan ruang pemulihan energi tubuh dan pikiran bagi semua kalangan pengunjung.
"Tempat ini kita desain untuk semua kalangan, semua bisa menginap di sini menikmati keindahan hutan pinus dan udara segar," kata Yusuf Hartanto, Plt Direktur Utama BPOB.
Proses pengelolaan destinasi ini turut memberdayakan warga lokal dalam sektor penyediaan bahan pangan, kuliner, hingga perawatan kawasan dengan target memberikan dampak ekonomi langsung bagi desa sekitar.
ÔÇ£Wisatawan bisa benar-benar healing di sini. Udara bersih, suasana tenang, dan pemandangan hutan pinus menjadi daya tarik utama DeÔÇÖLoano,ÔÇØ kata Yusuf Hartanto, Plt Direktur Utama BPOB.
Sistem reservasi kini dipermudah melalui akun Instagram resmi @boborobudur atau layanan pelanggan, dengan metode pembayaran yang sudah mendukung transaksi non-tunai via QRIS.
ÔÇ£Setiap wisatawan yang datang tidak hanya menikmati alam, tetapi juga ikut membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,ÔÇØ kata Yusuf Hartanto, Plt Direktur Utama BPOB.
BPOB kemudian meluncurkan berbagai promo potongan harga menarik selama masa pembukaan kembali ini untuk menarik minat pasar luas.
ÔÇ£Kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan reservasi. Diskon khusus masih kami berikan selama momentum soft launching ini,ÔÇØ kata Harfiansa Bimatara, Direktur Pemasaran BPOB.
Saat ini akomodasi yang ditawarkan terbagi menjadi dua pilihan kapasitas empat orang, yaitu Standard Tent seharga Rp 600.000 dan Superior Tent seharga Rp 700.000 per malam, dengan fasilitas pelengkap mencakup empat tempat tidur single, sarapan, ketel listrik, perlengkapan mandi, dan akses WiFi gratis.