Badan Pengelola Investasi Danantara mengangkat Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia pada Kamis (21/5) untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam nasional, seperti dilansir dari Media Indonesia.
CEO Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa penunjukan profesional asal Australia tersebut didasarkan pada rekam jejak global serta kemampuan teknisnya yang mumpuni di industri pertambangan.
Langkah strategis ini diambil pemerintah guna menyusun skema baru pengawasan operasional serta pengelolaan devisa ekspor komoditas strategis seperti batu bara, CPO, dan ferro alloy melalui pendekatan berstandar global.
"Penunjukan ini bagian dari penguatan tim," ujar Rosan Roeslani, CEO Badan Pengelola Investasi Danantara.
Meskipun aktivitas ekspor tetap dijalankan oleh perusahaan eksisting, PT DSI di bawah kepemimpinan Mahony bertugas menjalankan sistem pelaporan terpadu kepada Danantara demi transparansi dan optimalisasi nilai tambah komoditas.
Sebelum memimpin entitas baru ini, Mahony memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di perusahaan tambang besar dunia seperti BHP Billiton dan sempat menjabat sebagai Direktur Independen di PT Vale Indonesia Tbk hingga September 2025.
Berikut adalah profil dan rekam jejak dari Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia:
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Lengkap | Luke Thomas Mahony |
| Kewarganegaraan | Australia |
| Pendidikan Terakhir | Master of Geomechanics, University of New South Wales (2009) |
| Jabatan Saat Ini | Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) |