BNI Dukung Kebijakan Baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam

BNI Dukung Kebijakan Baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
Foto: Ilustrasi BNI Dukung Kebijakan Baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan baru pemerintah terkait pengelolaan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang dijadwalkan berlaku mulai 1 Juni 2026 mendatang.

Kebijakan penempatan dana ekspor tersebut dipusatkan pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperkokoh stabilitas sistem keuangan nasional, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Kamis (21/5/2026).

Aturan teranyar ini mewajibkan para eksportir sektor sumber daya alam untuk menyimpan seluruh dana DHE SDA mereka di bank-bank pelat merah selama jangka waktu satu tahun. Ketentuan ini mengubah regulasi sebelumnya yang membebaskan pelaku usaha menyimpan dana valuta asing di bank domestik mana pun.

Pemerintah juga membatasi konversi valuta asing ke mata uang rupiah oleh para eksportir dengan batas maksimal sebesar 50 persen. BNI menilai regulasi ini berdampak positif bagi ketersediaan likuiditas valas di dalam negeri sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Pihak perbankan telah melakukan sosialisasi proaktif kepada para nasabah eksportir serta menyiapkan manajer hubungan khusus untuk mengawal implementasi skema baru ini. Penguatan solusi digital melalui fitur DHE SDA di BNIdirect juga disediakan guna mempermudah proses pelaporan dan pengelolaan arus kas nasabah.

"Kami mendukung penuh langkah pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam memperkuat ketahanan eksternal melalui optimalisasi DHE SDA. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pasokan valas di pasar domestik dan memperkuat peran Himbara sebagai agent of development," ungkap Okki dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).

Manajemen BNI kini tengah merancang strategi khusus untuk mengelola aliran dana tersebut melalui optimalisasi instrumen investasi dan layanan tresuri. Solusi keuangan digital terintegrasi terus ditingkatkan demi memberikan kenyamanan bertransaksi bagi para pelaku ekspor nasional.

"BNI juga menyiapkan relationship manager khusus serta penguatan solusi keuangan digital melalui BNIdirect fitur DHE SDA untuk mendukung proses, monitoring, reporting ke pemerintah serta pengelolaan transaksi DHE SDA secara lebih terintegrasi, efisien, dan seamless, sehingga nasabah eksportir dapat menjaga dan mengatur cash flow supaya lebih optimal," beber Okki.

Langkah penyiapan infrastruktur ini menjadi komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan keuangan yang adaptif bagi eksportir. BNI juga bersiap menjadi mitra utama dalam mendistribusikan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) valas domestik yang dikhususkan untuk dana DHE SDA tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi