SUV premium bermesin diesel keluaran tahun 2015 masih menjadi pilihan utama bagi sebagian pengguna kendaraan di Indonesia untuk menunjang mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh pada tahun 2026. Salah satu pengguna bernama Putri konsisten menggunakan BMW X3 miliknya karena dinilai masih menawarkan kenyamanan dan performa yang mumpuni.
Tren kendaraan listrik dan SUV hibrida yang kian masif ternyata tidak menggeser minat terhadap SUV diesel lawas, sebagaimana dilansir dari Otomotif. BMW X3 generasi F25 ini tercatat telah menempuh jarak sekitar 120.000 kilometer namun diklaim tetap stabil untuk operasional di dalam kota.
Kendaraan tersebut mengandalkan mesin 2.000 cc empat silinder turbo diesel yang mampu memproduksi tenaga mencapai 190 Tk dengan torsi puncak 400 Nm. Tenaga ini kemudian disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis 8-percepatan yang dirancang halus untuk kondisi lalu lintas macet maupun jalan bebas hambatan.
ÔÇ£Untuk X3 tahun 2015 dipakai di tahun 2026 ini masih enak banget, nyaman, dan fun to drive dikendarainya,ÔÇØ kata Putri.
Dimensi kendaraan yang memiliki panjang 4.657 mm dan lebar 1.881 mm dianggap sangat ideal karena tidak terlalu besar saat digunakan bermanuver di perkotaan. Selain aspek kenyamanan, efisiensi bahan bakar menjadi alasan utama pemilik tetap mempertahankan SUV ini di tengah munculnya teknologi mesin terbaru.
ÔÇ£Nyaman suspensinya, ukurannya juga tidak terlalu besar,ÔÇØ ujar Putri.
Dari segi estetika, desain eksterior BMW X3 generasi ini disebut masih terlihat modern dan tidak ketinggalan zaman meski usianya sudah melewati satu dekade. Durabilitas komponen mekanis juga menjadi nilai tambah karena mobil dianggap tangguh menghadapi berbagai kondisi permukaan jalan tanpa kendala teknis yang serius.
ÔÇ£Modelnya masih up to date,ÔÇØ katanya.
Pemilik juga menyoroti keandalan kendaraan yang minim kerusakan selama masa pemakaian untuk kegiatan olahraga rutin seperti padel dan zumba. Karakter mesin diesel yang efisien namun bertenaga pada putaran bawah memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengemudi.
ÔÇ£Siap di segala medan dan tidak rewel,ÔÇØ ujarnya.
Meskipun memiliki banyak keunggulan, kendaraan ini memiliki keterbatasan pada kapasitas angkut karena hanya mampu menampung lima penumpang. Selain itu, faktor usia menyebabkan beberapa material interior yang menggunakan bahan karet mulai terasa lengket atau mengalami degradasi fisik.
ÔÇ£Minusnya cuma lima seater, maunya tujuh seater,ÔÇØ katanya.
Mengenai aspek pemeliharaan, biaya servis rutin untuk unit BMW X3 diesel ini berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp5 juta per kunjungan bengkel. Walaupun biaya perawatan tergolong premium, pengalaman berkendara yang dihasilkan dianggap sebanding dengan biaya yang dikeluarkan oleh pemilik kendaraan.