BlackBerry Menolak Mati dan Bertransformasi Menjadi Raksasa Keamanan Siber

BlackBerry Menolak Mati dan Bertransformasi Menjadi Raksasa Keamanan Siber
Foto: Ilustrasi BlackBerry Menolak Mati dan Bertransformasi Menjadi Raksasa Keamanan Siber.

Kerinduan pengguna terhadap bunyi khas dan kenyamanan mengetik di atas keyboard fisik QWERTY belakangan ini memicu kemunculan berbagai narasi mengenai kembalinya ponsel BlackBerry di jagat maya.

Namun, seperti dikutip dari Media Indonesia, merek legendaris asal Kanada ini dipastikan tidak kembali ke pasar smartphone untuk menantang dominasi Android maupun iPhone.

Fakta pahit yang harus diterima adalah BlackBerry secara resmi telah menghentikan dukungan untuk sistem operasi orisinal mereka, BlackBerry OS, pada 4 Januari 2022.

Sejak pengumuman tersebut, sistem operasi BlackBerry OS tidak bisa digunakan secara optimal, sehingga perangkat klasiknya praktis tidak dapat dipakai untuk fungsi dasar seperti menelepon atau mengirim SMS.

Saat ini, BlackBerry Ltd. telah sepenuhnya bertransformasi menjadi perusahaan perangkat lunak yang berfokus pada Cybersecurity dan IoT (Internet of Things).

Perusahaan teknologi Kanada yang semula dikenal sebagai produsen ponsel ini berhasil bangkit dari keterpurukan dan tidak lagi memproduksi perangkat keras sendiri.

Informasi mengenai kehadiran kembali merek ini kemungkinan besar merujuk pada sistem keamanan di mobil pintar atau infrastruktur perusahaan besar, bukan ponsel di saku Anda.

Beberapa waktu lalu, sebuah perusahaan bernama OnwardMobility sempat menjanjikan akan merilis ponsel BlackBerry 5G dengan keyboard fisik.

Namun, proyek tersebut resmi dibatalkan pada awal 2022 setelah lisensi penggunaan nama BlackBerry ditarik kembali oleh pemilik merek.

Hingga saat ini, informasi mengenai peluncuran ponsel baru masih belum tersedia dan belum ada vendor lain yang memegang lisensi tersebut.

Segala bentuk bocoran gambar atau spesifikasi yang beredar di media sosial saat ini sebagian besar merupakan konsep desain buatan penggemar atau informasi yang belum tervalidasi.

BlackBerry kini bekerja di balik layar sebagai raksasa keamanan siber dan berhasil meraih pendapatan di atas perkiraan pada 26 Juni 2022 lalu.

Bagi konsumen yang merindukan sensasi mengetik QWERTY, alternatif saat ini lebih banyak datang dari produsen pihak ketiga yang membuat aksesori keyboard untuk iPhone atau ponsel Android tertentu.

Perubahan Fokus Bisnis BlackBerry
Perbandingan lini bisnis BlackBerry era kejayaan dibanding era sekarang
AspekEra Kejayaan (Dulu)Era Sekarang
Smartphone (Bold, Curve, Torch)Software Keamanan & QNX (Otomotif)BBM & Physical Keyboard
Enkripsi Data & AI SecurityKonsumen Umum & PebisnisPemerintah & Perusahaan Global

Kendati belum ada kepastian mengenai peluncuran ponsel baru, beberapa pengamat teknologi tetap menimbang potensi positif dan negatif jika merek ini benar-benar bangkit di pasar smartphone.

Sisi positifnya meliputi keamanan data yang lebih terjamin, desain unik dengan keyboard fisik di tengah gempuran layar sentuh, serta nilai nostalgia yang kuat.

Sementara sisi negatifnya adalah ekosistem aplikasi yang sulit bersaing dengan Google Play Store atau App Store, serta biaya produksi yang kemungkinan tinggi untuk segmen pasar yang ceruk.

Pastikan untuk selalu memverifikasi sumber informasi jika melihat iklan atau berita yang menjual BlackBerry 5G terbaru karena data resmi mengenai perangkat keras tersebut dinyatakan tidak tersedia.

Artikel terkait

Rekomendasi