Blackauto Battle 2026 Seri Perdana Jaring Mobil Bertenaga Buas

Blackauto Battle 2026 Seri Perdana Jaring Mobil Bertenaga Buas
Foto: Ilustrasi Blackauto Battle 2026 Seri Perdana Jaring Mobil Bertenaga Buas.

Ajang modifikasi otomotif Blackauto Battle 2026 resmi memulai rangkaian kompetisinya tahun ini. Kompetisi yang diprakarsai oleh blackxperience.com tersebut siap mengunjungi tiga kota besar di Indonesia untuk menyaring kreativitas para pencinta modifikasi.

Seperti diberitakan oleh Media Indonesia, AEON Mall Tangerang Selatan terpilih menjadi tuan rumah perwakilan wilayah Barat pada Sabtu (16/5). Selain itu, Mangkunegaran Solo akan mewakili wilayah Tengah, dan Grand City Surabaya bakal menjadi lokasi Final Battle untuk perwakilan wilayah Timur.

Pemilihan ketiga lokasi tersebut didasari oleh ketersediaan fasilitas serta sumber daya mumpuni yang dibutuhkan untuk menggelar acara otomotif berskala masif. Seri pembuka di Tangerang Selatan sendiri sukses menarik antusiasme luar biasa dari para modifikator yang memadati area acara.

"Ratusan mobil secara total mengisi BlackAuto Battle 2026 seri pertama ini sebagai perwakilan West Region," jelas Boy Prabowo, perwakilan pelaksana acara, Senin (18/5).

Pihak penyelenggara menghadirkan penyegaran konsep pada musim kompetisi 2026 sebagai barometer tren modifikasi mobil di Indonesia. Penyesuaian aturan kini diterapkan pada kategori Culture dan Contest di kelas utama Black Auto Modify.

Pembaruan juga dilakukan pada arena pengujian mesin atau Black Auto Dyno Test dengan membuka kelas bracket horsepower. Melalui regulasi baru ini, semua jenis mobil dapat mendaftar tanpa dibatasi oleh kapasitas mesin, konfigurasi, maupun induksi tambahan.

Pengukuran daya mesin tersebut tetap menggunakan alat ukur Mainline Dynolog asal Australia demi menjaga akurasi angka. Inovasi ini berhasil memancing kehadiran deretan mobil berkekuatan besar yang jarang terlihat di jalan raya.

"Pada seri pertama ini banyak sekali mobil dengan tenaga kuda beringas, seperti Hilux dengan 654,9 HP, Mitsubishi Evo IX di angka 801,4 HP, dan Mitsubishi Evo IV yang menembus 1023,3 HP," sambung Boy antusias.

Panitia kembali menggandeng asosiasi profesional demi menjaga objektivitas dan keadilan penilaian bagi seluruh peserta. Sistem penjurian untuk kelas Black Auto Modify mempercayakan penuh kepada APACT (Asia Pacific Car Tuning).

Sementara itu, ajang adu kualitas sistem tata suara di kelas Black Out Loud berkolaborasi dengan tiga asosiasi internasional sekaligus. Langkah ini diambil untuk merangkul seluruh aliran dari para pencinta audio mobil.

"Untuk Black Out Loud kami masih menggunakan tiga asosiasi, yaitu iCAN mewakili kawasan Asia, EMMA mewakili Eropa, dan USACI yang mewakili Amerika," papar Boy.

Kerja sama tiga pakar penjurian tersebut diharapkan mampu memperkuat standar kompetisi tata suara mobil di Indonesia agar semakin terukur. Daya tarik utama dari ajang ini juga terletak pada bentuk apresiasi yang disiapkan panitia.

Empat pemenang utama yang terdiri dari jawara Black Auto Master Contest, Black Auto Master Culture, King Of Black Contest, dan King Of Black Culture akan mendapatkan hadiah eksklusif. Mereka akan diterbangkan langsung ke Jepang untuk menghadiri Tokyo Auto Salon 2027 di Makuhari Messe pada Januari 2027.

Para pengunjung seri perdana ini juga disuguhkan dengan berbagai aktivitas hiburan seru lainnya. Salah satu kegiatan yang memeriahkan suasana kompetisi tersebut adalah ajang fotografi Black Shot Challenge.

Artikel terkait

Rekomendasi