Ruang ekspansi bagi PT Bank Mandiri Taspen dinilai masih terbuka sangat lebar untuk beberapa tahun ke depan.
Direktur Utama Bank Mantap Panji Irawan mengatakan, ruang ekspansi masih terbuka lebar.
ÔÇ£Artinya, kami masih memiliki ruang untuk bertumbuh dalai berberapa tahun ke depan,ÔÇØ ujar Panji kepada Kontan.co.id, belum lama ini.
Aktivitas penyaluran pembiayaan tersebut berjalan beriringan dengan perolehan dana pihak ketiga (DPK) perusahaan.
Dikutip dari Keuangan, penghimpunan DPK institusi ini melonjak 17,6% secara tahunan hingga menyentuh Rp 58,33 triliun per Maret 2026.
Kenaikan dana masyarakat itu otomatis mendorong pertumbuhan total aset perbankan sebesar 13,9% secara tahunan menjadi Rp 76,57 triliun.
Salah satu debitur kredit Bank Mandiri Taspen adalah Koeswanto (63), pensiunan aparatur sipil negara (ASN) asal Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Banyumas. Ia mengaku mampu menjalani masa pensiun dengan lebih tenang setelah mempersiapkan usaha produktif bersama Bank Mantap.
Setelah purna tugas sebagai aparatur sipil negara, ia kini aktif mengelola toko kelontong, kolam ikan, serta perkebunan skala kecil di area rumahnya.
"Saya punya kegiatan setelah purna tugas. Kebetulan saya tinggal di desa dan ada sedikit tanah yang bisa dibuat kolam," ujar Koeswanto dalam keterangan resmi Bank Mantap, Minggu (24/5).
Koeswanto mengatakan, menjelang pensiun dirinya mulai memikirkan kehidupan setelah tidak lagi aktif sebagai ASN. Namun, saat itu ia belum memiliki gambaran usaha yang jelas.
Langkah mempersiapkan usaha ini dirasa penting karena jaminan hari tua dari pemerintah dianggap memiliki keterbatasan dalam mencukupi kebutuhan keluarga.
"Pada saat kita pensiun, saya yakin semua ASN membutuhkan dana untuk persiapan pensiun dan kebutuhan keluarga," katanya.
Menurut Koeswanto, perkenalannya dengan Bank Mantap pada awal 2025 menjadi titik awal dirinya memiliki rencana usaha yang lebih terarah. Ia mengaku mendapatkan motivasi dan akses pembiayaan untuk memulai usaha setelah pensiun. "Dengan adanya Bank Mantap, saya menjadi semangat dan sudah terpikirkan apa yang nanti akan dikerjakan," tuturnya.
Pendampingan intensif serta program pinjaman dari lembaga keuangan ini diakui membantunya menjadi lebih percaya diri menghadapi masa purna bakti.
Koeswanto berharap Bank Mantap dapat terus konsisten mendampingi para pensiunan agar tetap produktif dan memiliki kehidupan yang aman serta nyaman setelah pensiun.