PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil membukukan lonjakan total aset sebesar 16,6 persen secara tahunan (YoY) hingga mencapai Rp2.829,9 triliun per 31 Desember 2025. Peningkatan ini berjalan selaras dengan ekspansi kredit perseroan yang tumbuh sebesar 13,4 persen YoY menjadi Rp1.895,0 triliun.
Pertumbuhan kinerja keuangan yang solid ini dilansir dari Investortrust, di mana penguatan struktur neraca tersebut diarahkan untuk membiayai sektor-sektor produktif. Sektor UMKM menjadi salah satu fokus utama dengan pertumbuhan kredit mencapai 4,88 persen YoY, yang mengalir kepada lebih dari 1,3 juta pelaku usaha.
Dari aspek pendanaan, ekspansi kredit ini ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp2.105,8 triliun atau naik 23,9 persen YoY. Komposisi dana murah (CASA) juga mengalami peningkatan sebesar 12,6 persen YoY menjadi Rp1.431,4 triliun.
ÔÇ£Kami terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur di seluruh segmen, dengan focus pada sektor produktif yang mendorong ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja. Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memastikan kualitas aset tetap terjaga,ÔÇØ ujar Riduan, Direktur Utama Bank Mandiri.
Selain kredit umum, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh perseroan menyentuh angka Rp41 triliun kepada sekitar 360 ribu pelaku UMKM. Bank Mandiri juga menyalurkan pembiayaan kepada 147 mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mengelola ribuan rekening Koperasi Desa dan BUMDes.
Kontribusi kepada negara turut diperkuat dengan penyaluran dividen senilai Rp52,5 triliun pada tahun 2025, yang merupakan bagian dari total dividen Rp225 triliun selama 25 tahun terakhir. Setoran pajak perseroan pada tahun lalu juga tercatat berada di kisaran Rp27 triliun.
ÔÇ£Bagi Bank Mandiri, mendukung program prioritas pemerintah bukan sekadar target bisnis, melainkan bagian dari tanggung jawab kami sebagai mitra strategis negara. Melalui pembiayaan yang terukur dan penguatan ekosistem usaha, kami berupaya memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata,ÔÇØ pungkas Riduan, Direktur Utama Bank Mandiri.