Bank Ganesha Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah pada 2025

Bank Ganesha Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah pada 2025
Foto: Ilustrasi Bank Ganesha Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah pada 2025.

PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) berhasil mencetak laba sebelum pajak sebesar Rp290,60 miliar sepanjang tahun 2025. Perolehan ini menjadi rekor keuntungan tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perseroan, seperti dilansir dari Investortrust.

Keberhasilan finansial tersebut ditopang oleh pertumbuhan positif pada berbagai indikator kinerja utama. Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun oleh perusahaan tercatat tumbuh sebesar 12,77% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Peningkatan DPK ini memperlihatkan kepercayaan masyarakat yang semakin tebal terhadap produk serta layanan perusahaan. Di sisi lain, penyaluran kredit juga mengalami ekspansi yang signifikan dengan kenaikan mencapai 15,87% YoY.

Manajemen menegaskan bahwa ekspansi kredit tetap berjalan beriringan dengan penerapan prinsip kehati-hatian demi menjaga kualitas portofolio. Langkah ini terbukti efektif dengan rasio non-performing loan (NPL) gross yang bertahan di level 1,40%, berada di bawah rata-rata industri.

"Kinerja positif BGTG ini didukung oleh pengelolaan operasional yang semakin efisien serta profitabilitas yang tetap terjaga di tengah dinamika industri perbankan," demikian keterangan resmi Bank Ganesha.

Sebagai fondasi strategi jangka panjang, perseroan terus memperkuat infrastruktur teknologi. Sepanjang tahun 2025, bank meluncurkan aplikasi mobile banking teranyar bernama "NEW BANGGA".

Aplikasi baru ini memuat beragam fitur digital andalan demi kenyamanan nasabah. Fitur-fitur tersebut meliputi pembukaan rekening daring (online onboarding), spending tracker, hingga pembuatan kantong tabungan (pocket account).

Hadirnya inovasi ini memperkaya layanan digital perusahaan yang sudah beroperasi sebelumnya. Nasabah saat ini telah dapat memanfaatkan fitur BI-FAST, QRIS, internet banking, serta mobile banking secara terintegrasi.

Selain transformasi digital, ekspansi fisik secara selektif juga tetap berjalan. Pada penghujung tahun 2025, jaringan pelayanan diperluas dengan meresmikan kantor cabang baru di Denpasar, Bali, guna membidik wilayah potensial.

Kinerja yang solid ini turut membawa dampak positif pada posisi saham perusahaan di pasar modal. Saham BGTG resmi naik kelas dari Papan Pengembangan ke Papan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) per 28 November 2025.

Peningkatan kelas papan pencatatan saham tersebut merefleksikan penguatan fondasi bisnis internal perusahaan. Hal ini sekaligus menjadi bukti komitmen manajemen dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

Ke depan, perseroan bakal mempertahankan fokus pada penguatan bisnis inti dan peningkatan kualitas layanan digital. Langkah strategis ini diambil guna mengawal pertumbuhan usaha yang sehat sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.

Artikel terkait

Rekomendasi