Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Akibat Hujan Deras

Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Akibat Hujan Deras
Foto: Ilustrasi Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Akibat Hujan Deras.

Sejumlah ruas jalan di Jakarta dan sekitarnya terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak sore pada Senin (4/5/2026). Genangan air tersebut mengakibatkan kemacetan hingga sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mengalami mogok di lokasi kejadian.

Titik banjir terpantau berada di depan Gandaria City, Jalan Cipulir, Radio Dalam, Fatmawati, hingga kawasan TB Simatupang arah Pasar Minggu. Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diprediksi akan berlangsung hingga pukul 19.00 WIB, dilansir dari Otomotif.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui platform X menginformasikan bahwa hujan intensitas sedang hingga lebat masih melanda Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Sementara itu, wilayah Jakarta Selatan, Timur, dan Utara terpantau mengalami hujan intensitas ringan hingga sedang.

Kondisi cuaca ekstrem ini meningkatkan risiko kerusakan bagi pengguna jalan, terutama pemilik sepeda motor matik. Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), memberikan peringatan khusus terkait kerentanan komponen teknis motor matik saat menerjang genangan air.

"Yang perlu diperhatikan pada motor tipe matik adalah keberadaan komponen CVT yang posisinya relatif rendah di bagian bawah dan harus dijaga agar tidak kemasukan air," ucap Victor, kepada Kompas.com.

Penjelasan teknis diberikan mengenai dampak masuknya air ke dalam boks transmisi. Menurutnya, air yang masuk ke area tersebut dapat memicu penurunan kinerja mesin secara drastis hingga potensi kerusakan permanen pada komponen internal.

"Kalau ragu, lebih baik berhenti dan mencari jalur alternatif. Risiko kerusakan CVT dan mesin jauh lebih besar dibandingkan keuntungan memaksa motor melewati banjir," kata Victor.

Keberadaan air di dalam rumah CVT berisiko menyebabkan V-belt selip yang mengakibatkan akselerasi motor menjadi berat. Selain sektor transmisi, pengendara juga diminta mewaspadai saluran filter udara untuk menghindari fenomena water hammer yang dapat merusak ruang bakar mesin.

Artikel terkait

Rekomendasi