Sebanyak 55 RT dan tiga ruas jalan di wilayah DKI Jakarta terendam banjir menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur ibu kota dan sekitarnya pada Senin, 4 Februari 2026. Berdasarkan laporan data hingga pukul 19.00 WIB, kenaikan debit air dipicu oleh curah hujan serta luapan sejumlah aliran sungai.
Ketinggian genangan air di kawasan terdampak dilaporkan bervariasi antara 30 hingga 120 sentimeter. Dilansir dari Megapolitan, titik banjir terkonsentrasi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat akibat meluapnya Kali Krukut serta Kali Grogol Mampang.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa pembaruan data terkini menunjukkan sebaran dampak cuaca ekstrem tersebut di pemukiman warga.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 55 RT dan tiga ruas jalan tergenang," ujar Yohan, Senin.
Mayoritas dampak berada di Jakarta Selatan dengan 51 RT yang terendam di wilayah Cilandak Timur, Cilandak Barat, Lebak Bulus, Petogogan, Pela Mampang, dan Bangka. Sementara itu, empat RT lainnya yang terdampak berlokasi di Kelurahan Sukabumi Selatan dan Sukabumi Utara, Jakarta Barat.
"Kondisi ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi serta luapan sejumlah kali, di antaranya Kali Krukut dan Kali Grogol Mampang," kata Yohan.
Selain area pemukiman, tiga akses transportasi utama mengalami gangguan genangan, yakni Jalan Swadarma di Ulujami, Jalan Ciledug Raya di sekitar Seskoal, serta Jalan Kartika di bawah kolong Tol JORR Meruya Utara. BPBD DKI Jakarta saat ini tengah melakukan penanganan bersama dinas terkait.
Personel gabungan dari Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyedotan air guna memastikan saluran berfungsi maksimal. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan adanya kenaikan air tambahan.