Bambang Soesatyo Ajak Komunitas Otomotif Hemat BBM Hadapi Krisis Energi

Bambang Soesatyo Ajak Komunitas Otomotif Hemat BBM Hadapi Krisis Energi
Foto: Ilustrasi Bambang Soesatyo Ajak Komunitas Otomotif Hemat BBM Hadapi Krisis Energi.

Ketua Dewan Kehormatan Motor Besar Indonesia (MBI), Bambang Soesatyo, mengimbau seluruh komunitas otomotif nasional untuk memelopori gerakan penghematan bahan bakar minyak (BBM) pada Minggu (12/4/2026). Langkah ini diserukan guna membantu pemerintah memitigasi dampak tekanan geopolitik global yang memicu krisis energi.

Kenaikan harga minyak mentah dunia yang sempat menembus angka USD 100 per barel menjadi perhatian utama dalam menjaga stabilitas ekonomi domestik. Berdasarkan laporan dari Detik Oto, gejolak harga tersebut dipicu oleh ketegangan antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

"Komunitas otomotif memiliki peran strategis karena konsumsi BBM sektor transportasi sangat besar. Dengan mengedepankan efisiensi, penggunaan kendaraan secara bijak, serta kampanye hemat energi, komunitas otomotif bisa menjadi agen perubahan yang nyata," kata Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Situasi konflik di Timur Tengah dilaporkan telah mengganggu jalur distribusi energi di Selat Hormuz yang menjadi lintasan bagi 20 persen pasokan minyak dunia. Sebagai negara importir minyak, Indonesia menghadapi risiko pembengkakan beban subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Data dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa konsumsi BBM nasional saat ini menyentuh angka 1,6 juta barel per hari. Sektor transportasi tercatat sebagai pengguna terbesar dengan porsi mencapai lebih dari 70 persen dari total konsumsi tersebut.

Pemerintah sendiri telah menetapkan alokasi subsidi energi sebesar Rp 210,06 triliun pada APBN 2026. Setiap kenaikan harga minyak mentah sebesar USD 10 per barel berpotensi menambah beban keuangan negara antara Rp 25 triliun hingga Rp 30 triliun.

Dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-7 MBI DKI Jakarta, Bambang menekankan bahwa efisiensi energi merupakan langkah strategis yang mendesak. Ia juga mengingatkan pentingnya semangat brotherhood di kalangan pecinta otomotif untuk memperkuat persatuan bangsa di tengah tantangan ekonomi global.

Upaya mitigasi yang disiapkan pemerintah meliputi pengendalian distribusi BBM, penguatan cadangan energi nasional, hingga percepatan pengembangan energi alternatif. Dukungan masyarakat dan komunitas hobi diharapkan dapat memperkuat efektivitas langkah-langkah mitigasi tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi