Nasmoco Group Ingatkan Bahaya Filter Solar Palsu Bagi Mesin Diesel

Nasmoco Group Ingatkan Bahaya Filter Solar Palsu Bagi Mesin Diesel
Foto: Ilustrasi Nasmoco Group Ingatkan Bahaya Filter Solar Palsu Bagi Mesin Diesel.

Aftersales Department Head Nasmoco Group, Deni Sofiyanto, memperingatkan pemilik kendaraan diesel mengenai risiko penggunaan filter solar kualitas rendah yang marak beredar di pasaran pada Sabtu (24/4/2026). Komponen penyaring yang tidak standar tersebut dinilai berpotensi merusak sistem pembakaran kendaraan.

Dilansir dari Otomotif, keragaman jenis filter solar di pasar saat ini memiliki kemampuan penyaringan kotoran yang tidak seragam. Pihak Nasmoco mengelompokkan varian filter tersebut menjadi tiga kategori utama untuk memudahkan identifikasi konsumen.

"Kami tidak memiliki kapasitas untuk melakukan pengujian dari masing-masing filter solar dengan berbagai merek dan produsen tersebut, namun secara umum kami kelompokkan ada 3 jenis," ucap Deni Sofiyanto, Aftersales Department Head Nasmoco Group.

Tiga kategori tersebut meliputi produk asli (genuine) dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), produk aftermarket dari produsen independen, serta produk tiruan atau barang palsu yang menggunakan kemasan menyerupai aslinya. Produk asli dipastikan memiliki spesifikasi yang sesuai untuk menyaring air dan kotoran.

"Produk genuine bakal memberi keuntungan kepada pelanggan, kualitas lebih terjamin dengan membeli di distributor resmi, baik bengkel resmi atau partshop yang ditunjuk resmi oleh ATPM untuk menjamin keasliannya," ucap Deni Sofiyanto, Aftersales Department Head Nasmoco Group.

Berbeda dengan suku cadang asli, produk aftermarket memerlukan ketelitian ekstra dari pemilik kendaraan. Konsumen diharapkan mempelajari spesifikasi teknis dan jaminan kualitas yang ditawarkan oleh penjual sebelum melakukan pemasangan.

"Dalam hal ini dibutuhkan kecermatan konsumen untuk mempelajari spesifikasi dan peruntukan dari produk dimaksud, apakah sesuai dengan apa yang disampaikan penjual, termasuk dalam hal jaminan kualitas, keandalan maupun harganya," ucap Deni Sofiyanto, Aftersales Department Head Nasmoco Group.

Kekhawatiran terbesar muncul pada produk tiruan yang banyak ditemukan di pasar bebas. Produk-produk ini sengaja meniru kemasan kotak suku cadang asli namun berisi onderdil yang tidak terjamin mutunya sehingga sulit dipantau kinerjanya.

"Produk ini sulit dikontrol, dalam hal peredaran, dan apalagi mengenai kualitas dan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan dari fungsi part dimaksud," ucap Deni Sofiyanto, Aftersales Department Head Nasmoco Group.

Langkah antisipasi utama agar terhindar dari penipuan adalah dengan melakukan transaksi di jaringan distribusi resmi. Hal ini bertujuan agar konsumen mendapatkan kepastian garansi dan spesifikasi yang tepat bagi kebutuhan mesin mereka.

"Bengkel resmi ataupun partshop resmi yang ditunjuk, sehingga garansi atas kualitas produk bisa dijamin sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan," ucap Deni Sofiyanto, Aftersales Department Head Nasmoco Group.

Penggunaan komponen penyaring yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran bahan bakar. Kondisi ini secara langsung menurunkan performa mesin dan memicu kerusakan pada komponen vital seperti pompa BBM dan injektor.

"Kotoran bisa membuat saluran BBM tersumbat, tak hanya membuat performa kendaraan menurun, tapi juga merusak komponen," ucap Deni Sofiyanto, Aftersales Department Head Nasmoco Group.

Kewaspadaan ini menjadi krusial di tengah fenomena antrean pengisian Biosolar yang meningkat di berbagai daerah. Lonjakan penggunaan solar subsidi tersebut terjadi menyusul adanya penyesuaian harga pada sektor bahan bakar non-subsidi.

Artikel terkait

Rekomendasi