KCIC Tetapkan Aturan Bagasi Kereta Cepat Whoosh dan Catat Kenaikan Penumpang

KCIC Tetapkan Aturan Bagasi Kereta Cepat Whoosh dan Catat Kenaikan Penumpang
Foto: Ilustrasi KCIC Tetapkan Aturan Bagasi Kereta Cepat Whoosh dan Catat Kenaikan Penumpang.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menetapkan regulasi terkait barang bawaan bagi setiap individu yang melakukan perjalanan dengan kereta cepat Whoosh. Dilansir dari Detik Travel, ketentuan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran mobilisasi seluruh pengguna jasa transportasi tersebut.

Setiap penumpang diperkenankan membawa bagasi dengan ketentuan jumlah maksimal tiga unit, yang terdiri dari dua koper atau dus serta satu tas tangan atau ransel. Beban total yang diizinkan untuk setiap orang adalah 20 kilogram dengan batas dimensi fisik sebesar 100 sentimeter x 40 sentimeter x 30 sentimeter.

Pihak pengelola juga mengeluarkan larangan tegas terhadap sejumlah barang demi alasan keamanan. Jenis benda yang dilarang meliputi bahan yang mudah meledak atau terbakar, narkotika, zat adiktif, hingga senjata tajam dan senjata api yang tidak memiliki izin resmi.

Selain faktor keamanan, barang yang mengeluarkan aroma menyengat juga dilarang dibawa masuk karena dianggap dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain. Untuk membantu mobilitas di area keberangkatan, KCIC telah menyediakan layanan porter, terutama di Stasiun Halim.

Fasilitas ini disiapkan bagi mereka yang membawa barang dalam jumlah banyak. Kehadiran porter diharapkan dapat menjaga arus pergerakan di stasiun tetap tertib dan tidak mengganggu alur penumpang lainnya saat menuju gerbong kereta.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, memberikan penjelasan tambahan mengenai penempatan barang di dalam rangkaian kereta. Penumpang diminta memanfaatkan rak di bagian atas atau area penyimpanan khusus yang tersedia di sambungan antar-kereta.

"KCIC mengingatkan kepada para penumpang untuk mengikuti aturan barang bawaan yang berlaku demi kelancaran perjalanan dan menjaga kenyamanan bagi seluruh penumpang," kata Eva.

Lonjakan Penumpang Libur Panjang

Bersamaan dengan pengumuman aturan tersebut, dilaporkan terjadi peningkatan volume pengguna Whoosh sebesar 15 persen pada hari pertama libur panjang, Jumat (1/5/2026). Data internal mencatat total penumpang mencapai angka 21.900 orang.

Tingginya minat masyarakat membuat tiket keberangkatan dari Stasiun Halim terjual habis sejak pagi hingga sore hari. Pergerakan masyarakat pada periode ini didominasi oleh rute perjalanan dari wilayah Jakarta menuju Bandung.

"Volume penumpang hari ini masih tinggi, didominasi oleh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung," ujar Eva.

Hingga Sabtu (2/5/2026), tren kenaikan masih berlanjut dengan jumlah tiket yang telah dipesan mencapai 10.000 lembar. Pihak KCIC memproyeksikan angka total penumpang dapat kembali menyentuh kisaran 22.000 orang hingga penghujung hari.

Masyarakat diimbau untuk menyusun rencana perjalanan sejak jauh hari dan melakukan pemesanan tiket lebih awal. Hal ini penting dilakukan mengingat tiket untuk jadwal keberangkatan di jam-jam favorit cenderung habis lebih cepat selama periode libur panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi