Edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini terus digalakkan bagi kalangan akademisi di Kalimantan. Dikutip dari Suara, Asuransi Sinar Mas bersama Sinar Mas Asuransi Syariah dan Asuransi Simas Insurtech melaksanakan kegiatan literasi keuangan yang menyasar mahasiswa dan dosen di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).
Agenda yang dilaksanakan di Palangka Raya ini menjadi bagian dari Kick-Off Bulan Literasi Keuangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program strategis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pimpinan Cabang Asuransi Sinar Mas Palangka Raya, Obed Fan Simanjuntak, menjelaskan bahwa pemahaman manajemen keuangan menjadi fondasi krusial. Proteksi finansial dinilai sangat penting bagi mahasiswa guna mengantisipasi berbagai risiko keuangan pada masa mendatang.
"Melalui kegiatan literasi keuangan ini, kami ingin para mahasiswa memahami bahwa perlindungan finansial itu mudah, relevan, dan dapat dimulai sejak dini," ujar Obed.
Aktivitas edukatif ini mendapat sambutan positif dari otoritas pengawas keuangan dan pihak rektorat. Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, bersama Direktur Kerjasama dan Hubungan Internasional UMPR, Rakhdinda Dwi Arta Qairi, hadir langsung sekaligus memberikan apresiasi atas perluasan edukasi tersebut.
Primandanu menyatakan bahwa mahasiswa termasuk kelompok yang relatif melek finansial. Kendati demikian, mereka tetap harus dipacu agar lebih bijak mengelola pengeluaran dan memahami urgensi proteksi asuransi.
Pada kesempatan yang sama, Rakhdinda menilai sinergi antara sektor industri jasa keuangan dan perguruan tinggi merupakan tindakan positif. Hubungan ini diharapkan mampu membangun kesadaran mahasiswa dalam menerapkan tata kelola keuangan yang sehat.
Secara keseluruhan, jalannya program ini diikuti oleh 118 mahasiswa dan 20 dosen UMPR. Seluruh peserta menerima materi tentang manajemen risiko, manfaat asuransi saat terjadi peristiwa tidak terduga, hingga simplisitas layanan asuransi digital terkini.
Peserta juga diberikan pengenalan mengenai produk perlindungan berbasis syariah lewat Sinar Mas Asuransi Syariah. Entitas tersebut kini telah beroperasi secara mandiri sebagai perusahaan asuransi umum syariah seusai mendapat izin resmi dari OJK.
Guna mengakselerasi inklusi keuangan, Asuransi Sinar Mas membagikan produk Simas Siswa Mikro secara gratis kepada 500 mahasiswa. Selain itu, produk Simas Perlindungan juga diserahkan kepada 20 dosen yang menjadi peserta.
Produk Simas Siswa Mikro tersebut menyediakan proteksi kecelakaan diri selama 24 jam penuh yang mencakup santunan kematian, cacat tetap, hingga biaya perawatan medis. Sementara itu, Simas Perlindungan menyajikan manfaat jaminan terhadap risiko meninggal dunia serta cacat tetap akibat kecelakaan.