Arsenal resmi mengunci gelar juara Liga Primer Inggris musim 2025/2026 setelah Manchester City ditahan imbang Bournemouth dengan skor 1-1 pada Rabu, 20 Mei 2026. Hasil tersebut dilansir dari Media Indonesia membuat selisih poin Arsenal tidak mungkin lagi dikejar oleh skuat asuhan Pep Guardiola.
Kegagalan mempertahankan mahkota juara ini memicu spekulasi terkait masa depan Pep Guardiola di Etihad Stadium. Pelatih asal Spanyol tersebut dirumorkan bakal meninggalkan klub setelah pertandingan terakhir musim ini melawan Aston Villa, meskipun manajemen klub belum memberikan rilis resmi.
Sebelum mengambil keputusan final mengenai kelanjutan kariernya, Guardiola menyatakan niatnya untuk mengadakan pertemuan tertutup dengan pihak manajemen Manchester City terlebih dahulu.
"Izinkan saya berbicara dengan ketua saya," ujar Guardiola kepada BBC.
Kontrak kerja mantan pelatih FC Barcelona ini bersama The Citizens sebenarnya masih menyisakan masa bakti selama satu tahun lagi di Inggris.
"Saya memiliki sisa kontrak satu tahun lagi. Setiap kali saya menyelesaikan musim, kami selalu membicarakannya. Saya tidak pernah berbicara dengan siapa pun. Pertama-tama, saya berbicara dengan ketua dan bos-bos saya," kata Guardiola.
Guardiola menambahkan bahwa pengumuman mengenai kepergian seorang manajer yang dilakukan terlalu dini berisiko merusak keharmonisan internal dan fokus bertanding para pemain.
"Saya tahu dari pengalaman saya, ketika bos atau manajer mengantisipasi bahwa dia akan pergi, para pemain tidak akan mengikuti Anda lagi. Anda harus memimpin. Sekarang adalah momen untuk berbicara dengannya," lanjut Guardiola.
Saat menghadiri konferensi pers setelah pertandingan melawan Bournemouth, Guardiola tetap menutup rapat informasi mengenai masa depannya dan memilih memberikan ucapan selamat kepada Mikel Arteta yang membawa Arsenal menyudahi penantian gelar.
Kondisi fisik para pemain Manchester City yang mengalami kelelahan berat setelah melakoni laga final Piala FA melawan Chelsea juga menjadi faktor yang disorot oleh pelatih berusia 55 tahun tersebut.
"Saya akan sangat senang jika bisa tiba di momen terakhir, Anda tahu, tetapi hari ini kelelahan itu ada," kata Guardiola.
Jika kerja sama ini berakhir, Guardiola akan menyudahi era keemasan di Manchester City dengan sumbangan 20 trofi sejak tahun 2016. Di sisi lain, manajemen klub dilaporkan telah menunjuk Enzo Maresca sebagai suksesor untuk mengendalikan taktik tim mulai musim depan.