Apple resmi menghadirkan lini laptop tertipis terbarunya yang ditenagai oleh chip M5 ke pasar Indonesia. Perangkat ini membawa peningkatan performa yang cukup masif sekaligus menawarkan kapasitas penyimpanan standar yang jauh lebih besar.
Seperti dilansir dari Detik iNET, model teranyar ini dipasarkan dengan harga yang sama seperti generasi pendahulunya. Apple kini langsung menyematkan storage berkapasitas 512 GB sebagai konfigurasi paling dasar untuk para penggunanya.
Perangkat portabel premium ini hadir dalam dua opsi ukuran layar, yaitu varian 13,6 inch dan 15,3 inch. Konsumen di Indonesia sudah dapat membawa pulang laptop tipis ini dengan harga mulai dari Rp 20 jutaan.
Berikut adalah rincian harga resmi untuk setiap varian model yang dipasarkan di tanah air:
MacBook Air M5 Varian 13 Inch
Untuk model dengan bentang layar 13 inch, Apple menyediakan tiga pilihan konfigurasi memori dan penyimpanan:
- MacBook Air M5 13 inch (16 GB RAM, 512 GB SSD, 8-core GPU): Rp 20.499.000
- MacBook Air M5 13 inch (16 GB RAM, 1 TB SSD, 10-core GPU): Rp 23.999.000
- MacBook Air M5 13 inch (24 GB RAM, 1 TB SSD, 10-core GPU): Rp 27.499.000
MacBook Air M5 Varian 15 Inch
Bagi pengguna yang membutuhkan ruang kerja visual lebih lapang, model 15 inch tersedia dalam opsi berikut:
- MacBook Air M5 15 inch (16 GB RAM, 512 GB SSD, 10-core GPU): Rp 24.499.000
- MacBook Air M5 15 inch (16 GB RAM, 1 TB SSD, 10-core GPU): Rp 27.999.000
- MacBook Air M5 15 inch (24 GB RAM, 1 TB SSD, 10-core GPU): Rp 31.499.000
Peningkatan Spesifikasi Terkini dan Performa Kecerdasan Buatan
Dapur pacu laptop ini mengandalkan chip M5 yang mengusung CPU 10-core serta GPU hingga 10-core. Pemrosesan kecerdasan buatan disokong oleh Neural Engine 16-core yang diklaim memiliki performa AI empat kali lipat lebih ngebut.
Peningkatan ini berdampak besar pada kecepatan komputasi fitur AI generatif, proses transkripsi otomatis, hingga penyuntingan foto. Kelancaran aktivitas multitasking tersebut didukung oleh bandwidth unified memory yang menembus angka 153 GB/s.
Dari segi desain, produsen teknologi ini tetap mempertahankan bodi aluminium unibody yang ramping. Model 13 inch memiliki bobot ringan sekitar 1,23 kg dengan ketebalan bodi yang hanya berada di kisaran 1 cm.
Sektor visualnya mengandalkan panel Liquid Retina yang mampu memancarkan hingga 1 miliar warna dengan tingkat kecerahan mencapai 500 nits. Apple juga melengkapi laptop ini dengan teknologi konektivitas mutakhir berupa Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0.
Daya tahan operasionalnya ditopang oleh baterai yang mampu bertahan hingga 18 jam pemakaian. Perangkat ini beroperasi menggunakan sistem macOS Tahoe yang sudah terintegrasi secara mendalam dengan ekosistem Apple Intelligence.
| Komponen | Spesifikasi Lengkap |
|---|---|
| Layar | 13.6 inch Liquid Retina (2560 x 1664 piksel) / 15.3 inch Liquid Retina (2880 x 1864 piksel), 224 PPI, True Tone, P3, 500 nits |
| Chipset | Apple M5 chip, 10-core CPU (4 performance + 6 efficiency cores), GPU 8-core / 10-core, 16-core Neural Engine |
| RAM | 16 GB / 24 GB unified memory (configurable hingga 32 GB) |
| Storage | Mulai dari 512 GB SSD |
| Sistem Operasi | macOS |
| Keyboard & Biometrik | Magic Keyboard, Touch ID, Force Touch Trackpad |
| Kamera | 12 MP Center Stage camera, Desk View, 1080p HD video recording |
| Audio | Six-speaker sound system, Spatial Audio, Dolby Atmos, 3-mic array, 3.5 mm headphone jack |
| Port Daya & Data | 2x Thunderbolt 4 (USB-C), MagSafe 3 charging port |
| Konektivitas | Wi-Fi 7 (802.11be), Bluetooth 6.0 |
| Baterai | 53.8 Wh (13 inch) / 66.5 Wh (15 inch), Hingga 18 jam video streaming |
Secara keseluruhan, laptop tipis premium ini menjadi opsi upgrade yang ideal bagi kalangan mahasiswa, pekerja hybrid, hingga konten kreator pemula yang mencari efisiensi baterai dan portabilitas tinggi.