Apple secara resmi menghadirkan lini MacBook Pro terbaru dengan chip M5 di pasar Indonesia pada Rabu (15/4/2026). Perangkat kelas premium ini mengunggulkan integrasi Neural Accelerator pada setiap inti GPU untuk mengakomodasi kebutuhan kecerdasan buatan (AI) bagi pengguna profesional.
Berdasarkan laporan pengujian dari Detik iNET, chip M5 menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan pada pemrosesan model bahasa besar (LLM) lokal. Dalam uji rendisi gambar menggunakan Draw Things, MacBook Pro M5 mencatatkan waktu 91 detik, atau sekitar 45,5 persen lebih cepat daripada model M4.
Data teknis dari Geekbench 6 memperkuat klaim kenaikan performa CPU sebesar 18 hingga 30 persen. Skor single-core perangkat ini mencapai angka 4.029, sementara performa multi-core menyentuh 16.730, melampaui capaian generasi sebelumnya yang berada di angka 3.569 dan 14.289.
Aspek visual didukung oleh layar Liquid Retina XDR 14,2 inci yang memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 1.600 nits untuk konten HDR. Panel Mini-LED tersebut juga menyertakan teknologi ProMotion dengan refresh rate adaptif 120Hz guna memastikan kelancaran animasi dan pergerakan layar.
Sektor efisiensi daya menjadi sorotan dengan baterai berkapasitas 72,4 Wh yang diklaim mampu memutar video hingga 24 jam. Dilansir dari Detik iNET, pengujian maraton video 4K selama lima jam hanya menghabiskan daya sebesar 26 persen, didukung fitur pengisian cepat 96W yang mampu mengisi 50 persen daya dalam 30 menit.
"Untuk content creator, developer yang aktif mengolah model AI lokal, atau siapa pun yang menjadikan laptop sebagai alat kerja utama - MacBook Pro M5 14 inch bukan sekadar pilihan masuk akal," ujar tim penguji Detik iNET dalam ulasannya.
Secara fisik, perangkat ini mempertahankan desain unibody aluminium dengan bobot 1,55 kilogram dan ketebalan 1,55 sentimeter. Kelengkapan konektivitas mencakup tiga port Thunderbolt 4, HDMI 2.1, slot kartu SDXC, serta dukungan sistem audio enam speaker dengan teknologi Dolby Atmos.