Apple Kembangkan Fitur Anti Copet iPhone Mirip Android

Apple Kembangkan Fitur Anti Copet iPhone Mirip Android
Foto: Ilustrasi Apple Kembangkan Fitur Anti Copet iPhone Mirip Android.

Apple dilaporkan sedang mengembangkan fitur anti copet terbaru untuk perangkat iPhone. Inovasi sistem keamanan ini dirancang untuk mengunci ponsel secara otomatis saat terdeteksi direbut secara paksa dari genggaman pemiliknya.

Sistem pengamanan ini terinspirasi dari mekanisme yang sudah diterapkan pada ekosistem Android. Langkah proteksi ini diambil untuk menutupi celah keamanan ketika ponsel pintar tersebut diambil dalam kondisi layar yang terbuka.

Seperti dilansir dari Detik iNET, iPhone sebenarnya sudah dibekali berbagai sistem pelindung. Pengguna saat ini bisa memanfaatkan fitur seperti Find My, Activation Lock, hingga Stolen Device Protection untuk menjaga data mereka.

Namun, deretan fitur pertahanan tersebut dinilai kurang efektif apabila pelaku kejahatan berhasil merampas gawai saat sistem pengunci layar sedang tidak aktif. Pembatasan berbasis waktu pada Apple ID juga belum cukup membendung kerugian besar jika pencuri berhasil mengakses sistem yang terbuka.

Mekanisme pelindung baru ini dirancang untuk mendeteksi pergerakan tidak wajar melalui integrasi perangkat keras. Sistem akan mengandalkan sejumlah sinyal sensor, termasuk akselerometer, untuk mengenali guncangan atau tarikan tiba-tiba saat ponsel berpindah tangan.

Ketika kecerdasan sistem mengonfirmasi adanya tindakan perampasan, iPhone akan langsung mengaktifkan mode penguncian layar secara instan. Integrasi dengan ekosistem perangkat lain juga turut diterapkan untuk meningkatkan akurasi pendeteksian.

Fitur ini akan memantau jarak aman antara iPhone dengan Apple Watch yang dipakai oleh pengguna, seperti dikutip dari 9to5Mac, Kamis (28/5/2026). Jika jarak antarperangkat melampaui batas wajar setelah adanya indikasi guncangan, sistem akan langsung bersiaga.

Sinkronisasi dengan Lokasi Pengguna

Sistem ini juga mengadopsi basis data dari fitur Stolen Device Protection untuk memperkuat analisis situasi. Ponsel secara otomatis akan memantau status koneksi jaringan WiFi serta koordinat lokasi guna memastikan apakah pengguna berada di area yang familier, seperti lingkungan rumah atau tempat kerja.

Apabila sensor membaca bahwa gawai telah berpindah tangan secara paksa di lokasi yang asing, akses ke sejumlah sektor krusial di dalam ponsel akan langsung dibatasi secara ketat. Langkah ini diambil guna meminimalkan potensi pembobolan data pribadi.

Hingga kini, manajemen Apple belum memberikan pengumuman resmi mengenai jadwal peluncuran global untuk pembaruan sistem keamanan ini. Keberadaan fitur proteksi otomatis tersebut pertama kali terendus lewat barisan kode sistem yang ditemukan oleh tim 9to5Mac.

Artikel terkait

Rekomendasi