Apple secara mendadak menghentikan penjualan Mac Mini M4 varian termurah di situs resminya setelah mengalami lonjakan permintaan yang signifikan untuk kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (AI) pada Minggu (3/5/2026).
Langkah ini diambil setelah stok unit dengan konfigurasi RAM 16GB dan penyimpanan 256GB seharga USD 599 tersebut dilaporkan habis sejak pekan lalu, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Kini konsumen harus memilih varian dengan penyimpanan 512GB yang dibanderol mulai dari USD 799, meskipun perangkat tersebut juga berstatus kosong dan baru akan dikirimkan pada pertengahan Juni mendatang.
Kelangkaan ini juga merambah ke model konfigurasi tinggi lainnya, termasuk semua varian Mac Mini M4 dengan RAM 32GB yang kini diberi keterangan tidak tersedia dengan estimasi pengiriman mencapai 12 minggu.
Tingginya minat masyarakat terhadap perangkat ini dipicu oleh kemampuannya menjalankan model bahasa besar (LLM) secara lokal serta penggunaan agen AI seperti OpenClaw yang kian populer.
CEO Apple Tim Cook mengonfirmasi adanya ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan yang disebabkan oleh tingginya pesanan serta keterbatasan komponen memori dan penyimpanan secara global.
"Kami memperkirakan ke depannya Mac Mini dan Mac Studio mungkin membutuhkan beberapa bulan untuk mencapai keseimbangan antara pasokan dan permintaan," kata Cook, seperti dikutip dari Engadget.
Penjelasan mengenai situasi pasar ini disampaikan pimpinan Apple tersebut karena melihat antusiasme pengguna terhadap layanan agentic pada platform komputer desktop terbaru mereka yang melampaui prediksi awal perusahaan.
"Keduanya merupakan platform yang luar biasa untuk AI dan layanan agentic dan pengakuan pelanggan terhadap hal itu terjadi lebih cepat dari yang kami perkirakan, sehingga kami melihat permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan," sambung Cook.
Kondisi keterbatasan stok ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan hingga rantai pasokan Apple mampu menyesuaikan dengan volume pesanan pasar yang terus meningkat.