Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh dilaporkan meninggal dunia di lokasi kebakaran rumah pribadinya yang terletak di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026).
Kepastian mengenai wafatnya pejabat negara tersebut dikonfirmasi oleh kepolisian setelah melakukan pemeriksaan di kediaman korban. Peristiwa ini terjadi di pagi hari dan sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, memberikan keterangan resmi mengenai penemuan jenazah korban saat proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan.
"Korban Haerul Saleh meninggal dunia di tempat kejadian," ujar AKP Joko Adi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan, Minggu (10/5/2026).
Pihak kepolisian segera menerjunkan tim identifikasi ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik pasca-kebakaran. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, penyidik telah mengamankan beberapa benda yang dianggap signifikan dalam mengungkap asal muasal api.
"Ditemukan barang-barang yang diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran," kata Joko Adi.
Material yang ditemukan tersebut kini telah dibawa oleh tim penyidik untuk diteliti lebih lanjut oleh ahli forensik guna menentukan penyebab pasti insiden maut tersebut. Barang-barang ini masih dalam proses pemeriksaan intensif di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
Di sisi lain, otoritas pemadam kebakaran juga memberikan analisis awal mengenai dugaan sumber api yang menghanguskan rumah tersebut. Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Asril Rizal, menyatakan ada indikasi kuat terkait bahan kimia yang mudah terbakar.
"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," kata Asril dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.
Upaya pemadaman sempat dilakukan secara mandiri oleh pihak keamanan rumah dan masyarakat sekitar menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan profesional tiba di lokasi. Namun, kobaran api terlalu besar untuk dikendalikan hingga petugas pemadam kebakaran berhasil melokalisir area pada pukul 08.46 WIB.
Seorang penjaga rumah bernama Harpen memberikan kesaksian mengenai detik-detik penemuan korban yang saat itu sedang berada di lantai atas. Haerul Saleh diketahui berada di ruang kerjanya yang berada di lantai empat saat api mulai menjalar.
"Keadaan bapaknya sudah enggak sadar diri sih. Mungkin karena asap ya jadi bapak sudah enggak sadar, karena dilihat dari luar katanya tadi asapnya hitam," kata Harpen ditemui di lokasi.
Setelah ditemukan dalam kondisi tidak bernapas, jenazah korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut. Saat ini lokasi kejadian masih dalam pengawasan pihak kepolisian.