Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bakal menanggung cicilan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebesar Rp 40 triliun per tahun. Pengumuman ini disampaikan di Jakarta pada Rabu (22/4/2026) untuk memperkuat sektor riil masyarakat.
Dilansir dari Kompas.com, beban anggaran tersebut baru mencakup komponen cicilan, sementara skema pembiayaan lainnya masih dalam tahap pengkajian mendalam. Pemerintah berupaya menjaga stabilitas fiskal agar beban operasional program tidak menekan ketahanan keuangan negara di masa mendatang.
"Yang saya bayar ke koperasi (Kopdes Merah Putih) hanya cicilan sekitar Rp 40 triliun per tahun. Yang lain saya belum tahu, nanti saya pastikan," ujar Purbaya, Menteri Keuangan.
Purbaya memberikan pernyataan tersebut usai menghadiri Simposium PT SMI 2026 sebagai respons atas rincian kebutuhan operasional program yang mulai muncul. Hingga saat ini, dukungan operasional lapangan masih menjadi bahasan krusial dalam penyusunan skema pendanaan final.
Pemerintah memproyeksikan kehadiran unit koperasi ini dapat memicu aktivitas ekonomi di tingkat akar rumput dan meningkatkan kesejahteraan warga. Meskipun demikian, kehati-hatian tetap diutamakan agar implementasi program berjalan optimal tanpa mengganggu keseimbangan neraca keuangan nasional.
Sebagai bagian dari kesiapan struktur, pemerintah telah membuka rekrutmen besar-besaran untuk posisi Manajer Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Sebanyak 30.000 tenaga kerja dicari untuk mengelola unit-unit koperasi yang akan tersebar di berbagai wilayah.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa para manajer terpilih memiliki tanggung jawab besar untuk memimpin pegawai yang merupakan warga asli desa setempat. Calon manajer diwajibkan memahami karakteristik wilayah kerja mereka untuk memastikan efektivitas manajerial.
Para pelamar yang berhasil lolos seleksi dijadwalkan mengikuti pelatihan intensif mengenai tata kelola perkoperasian selama dua bulan. Berdasarkan jadwal resmi, rangkaian pendaftaran dan seleksi akan berakhir dengan pengumuman kelulusan final pada Juni 2026 mendatang.