AirAsia X Sepakati Pembelian 150 Pesawat Airbus A220-300

AirAsia X Sepakati Pembelian 150 Pesawat Airbus A220-300
Foto: Ilustrasi AirAsia X Sepakati Pembelian 150 Pesawat Airbus A220-300.

AirAsia X Berhad menyepakati kontrak pembelian 150 unit pesawat Airbus A220-300 senilai US$19 miliar atau setara Rp329,27 triliun pada Kamis (7/5/2026). Kesepakatan strategis ini diumumkan di fasilitas Airbus, Mirabel, Kanada, guna memperkuat profitabilitas maskapai di pasar global.

Nilai investasi besar tersebut didasarkan pada asumsi kurs Rp17.330 per dolar AS, sebagaimana dilansir dari Ekonomi. Perusahaan memiliki fleksibilitas untuk menambah pesanan hingga total 300 unit pesawat keluarga A220 guna mendukung pertumbuhan grup di masa depan.

Manajemen AirAsia mengeklaim transaksi ini sebagai pesanan pasti terbesar di dunia untuk tipe pesawat A220 oleh sebuah maskapai tunggal. Pengadaan armada baru ini bertujuan mengoptimalkan efisiensi biaya operasional di tengah dinamika industri penerbangan yang terus berubah.

ÔÇ£Pesawat ini memungkinkan kami membangun jaringan yang lebih luas dengan frekuensi penerbangan yang lebih tinggi, sekaligus mendukung efisiensi operasional yang lebih baik. Dengan jangkauan hingga 7 jam, pesawat ini membuka berbagai peluang baru dan memungkinkan kami menghadirkan kapasitas yang lebih sesuai dengan permintaan pasar, sekaligus memberikan fleksibilitas lebih besar bagi penumpang melalui pilihan jadwal penerbangan yang semakin beragam," ujar Bo Lingam, Group CEO AirAsia Group.

Pihak maskapai menilai penggunaan armada baru tersebut akan membuka akses rute-rute baru yang sebelumnya sulit dijangkau. Lingam juga menyoroti peran teknologi terbaru dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.

"Kami telah memperluas akses perjalanan udara di Asia dengan membuka rute-rute yang sebelumnya belum memungkinkan untuk dilayani, dan kini kami siap menghadirkan konektivitas tersebut dalam skala yang lebih luas di tingkat global," kata Bo Lingam, Group CEO AirAsia Group.

AirAsia akan menjadi operator pertama yang menggunakan konfigurasi terbaru A220 berkapasitas 160 kursi. Pesawat ini diproyeksikan 20 persen lebih hemat bahan bakar dan menghasilkan emisi 20 persen lebih rendah dibandingkan model A320ceo.

ÔÇ£Di tengah tingginya harga bahan bakar dan ketidakpastian pasar, langkah yang perlu dilakukan bukanlah berhenti, melainkan memperkuat efisiensi. Pesawat ini akan memberikan peningkatan signifikan dalam efisiensi bahan bakar dan biaya operasional per penerbangan sehingga membuat AirAsia lebih siap menghadapi berbagai dinamika industri," ujar Tony Fernandes, Chief Executive Officer Capital A sekaligus Advisor AirAsia Group.

Fernandes menambahkan bahwa integrasi A220 ke dalam ekosistem perusahaan akan mendorong pertumbuhan lini bisnis lain seperti kargo dan layanan perawatan pesawat (MRO). Kemitraan jangka panjang dengan pabrikan asal Eropa tersebut menjadi fondasi visi maskapai berbiaya hemat global.

"Kemitraan kami dengan Airbus telah terjalin selama lebih dari 2 dekade dan menjadi bagian penting dari berbagai pencapaian AirAsia hingga saat ini. Hari ini menjadi langkah penting berikutnya dalam perjalanan tersebut dan masih banyak pencapaian besar yang akan datang," ujar Tony Fernandes, Chief Executive Officer Capital A sekaligus Advisor AirAsia Group.

CEO Airbus Commercial Aircraft Lars Wagner menilai pemilihan model A220 sangat tepat bagi strategi perluasan jaringan maskapai di kawasan Asia. Teknologi yang diusung diklaim mampu memaksimalkan produktivitas operasional harian.

"Seluruh tim Airbus menyambut baik kerja sama dengan AirAsia dalam merampungkan kesepakatan ini, yang sepenuhnya sejalan dengan strategi jaringan terbaru maskapai," kata Lars Wagner, CEO Airbus Commercial Aircraft.

Proses pengiriman armada dijadwalkan mulai berlangsung pada tahun 2028 untuk melayani rute di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik. Alokasi armada ini memungkinkan penggunaan tipe A330 untuk fokus pada penerbangan jarak jauh menuju Eropa, Australia, dan Amerika Utara.

Artikel terkait

Rekomendasi