Pihak kepolisian mulai bergerak cepat untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran hebat yang menghanguskan permukiman padat di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Hingga saat ini, sebanyak lima orang saksi telah dimintai keterangan oleh tim penyidik guna mengungkap kronologi kejadian.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, mengonfirmasi bahwa salah satu saksi yang diperiksa adalah Ketua RW 04 setempat. Proses penggalian informasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam menyusun konstruksi peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6) malam tersebut.
Penyelidikan dan Olah TKP Lanjutan
Garis polisi kini telah terpasang di lokasi yang diduga kuat menjadi titik awal munculnya kobaran api. Penjagaan ini dilakukan untuk memastikan area tersebut tetap steril selama proses penyelidikan berlangsung.
Rencananya, pihak kepolisian akan menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kegiatan yang dijadwalkan pada Rabu (3/6) ini bertujuan untuk menemukan bukti teknis terkait pemicu kebakaran.
Reynold menegaskan bahwa meskipun pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari warga dan petugas pemadam, penentuan penyebab utama tetap berada di tangan ahli forensik. Hasil dari Puslabfor nantinya akan menjadi acuan resmi untuk menyimpulkan asal-usul api.
Dampak Kerugian dan Korban Jiwa
Peristiwa yang melanda kawasan Kebon Kosong ini memberikan dampak yang sangat luas bagi warga setempat. Ratusan bangunan dan ratusan jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.
Berikut adalah ringkasan data dampak kebakaran di kawasan Kemayoran:
- Bangunan Terdampak: Sekitar 250 unit bangunan semi permanen hangus terbakar.
- Jumlah Warga: Kurang lebih 300 kepala keluarga atau sekitar 500 hingga 600 jiwa kehilangan tempat berteduh.
- Korban Luka: Tercatat ada tiga orang korban luka yang membutuhkan penanganan medis serius.
- Personel Pemadam: Sebanyak 175 petugas dikerahkan untuk menjinakkan api di lokasi kejadian.
Data di atas menunjukkan betapa masifnya dampak kebakaran yang terjadi di lingkungan padat penduduk tersebut. Sebagian besar warga yang terdampak kini memerlukan bantuan darurat berupa sandang dan pangan.
Kronologi Pemadaman Api
Upaya pemadaman dimulai sejak pukul 21.05 WIB dengan mengerahkan sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran. Petugas harus berjibaku melawan kobaran api di tengah pemukiman yang sangat rapat.
Setelah bekerja keras selama kurang lebih tujuh jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 04.15 WIB. Kondisi permukiman yang didominasi material bangunan semi permanen membuat api merambat dengan sangat cepat.
Data perawatan korban luka akibat peristiwa kebakaran:
| Nama Korban | Lokasi Perawatan | Status Penanganan |
|---|---|---|
| Puput | RS Hermina Kemayoran | Sedang dalam perawatan |
| Dika | RS Hermina Kemayoran | Sedang dalam perawatan |
| Suparno | RSCM | Dirujuk untuk penanganan lanjut |
Tabel tersebut merinci fasilitas kesehatan yang menangani para korban yang mengalami cedera saat kebakaran berlangsung. Pemerintah setempat terus memantau perkembangan kesehatan para korban tersebut sembari melakukan pendataan kerugian materiil lebih lanjut.