Zulfan Hasdiansyah Bagikan Strategi Beasiswa Arab Saudi di MEYS 2026

Zulfan Hasdiansyah Bagikan Strategi Beasiswa Arab Saudi di MEYS 2026
Foto: Ilustrasi Zulfan Hasdiansyah Bagikan Strategi Beasiswa Arab Saudi di MEYS 2026.

Zulfan Hasdiansyah tampil sebagai pembicara dalam ajang Middle East Youth Summit (MEYS) 2026 yang berlangsung di Makkah, Arab Saudi. Dilansir dari Suara, kehadiran Zulfan menjadi sorotan Youth Break the Boundaries (YBB) karena kontribusinya bagi generasi muda.

Dalam forum internasional tersebut, Zulfan memaparkan akumulasi pengalaman akademik dan profesionalnya selama berkiprah di Timur Tengah. Ia berbagi wawasan mengenai pentingnya pendidikan yang terarah untuk membuka akses peluang global.

Zulfan memiliki rekam jejak pendidikan Islam yang solid, bermula dari Islamic University of Madinah. Saat ini, ia tengah menempuh studi magister di King Abdul Aziz University untuk memperdalam kompetensi akademiknya.

Salah satu poin utama yang dibahas Zulfan adalah ketersediaan beasiswa penuh di Arab Saudi. Ia menjelaskan bahwa sistem pendidikan di sana kini terintegrasi dengan kerangka Vision 2030 yang ambisius.

Universitas-universitas di Arab Saudi menawarkan fasilitas lengkap dan akses ke lembaga pendidikan kelas dunia. Skema beasiswa yang tersedia mencakup seluruh biaya kuliah, penyediaan akomodasi, hingga pemberian tunjangan hidup bagi mahasiswa internasional.

Zulfan juga memberikan panduan teknis mengenai proses pendaftaran bagi para delegasi. Informasi ini mencakup persyaratan dokumen dan tahapan yang harus dipersiapkan untuk menembus seleksi pendidikan di negara tersebut.

Kiprah Profesional dan Kontribusi Global

Selain fokus pada pendidikan, Zulfan memiliki pengalaman luas sebagai pendidik di bidang Bahasa Arab, Hadits, Fiqh, serta Sejarah Islam. Pengalaman praktis ini memperkuat perspektifnya dalam dunia layanan internasional.

Ia juga pernah mengemban tugas sebagai petugas haji dan penerjemah di bawah otoritas haji Indonesia. Peran lainnya mencakup menjadi muthawwif di berbagai biro perjalanan serta juri dalam kompetisi Al-QurÔÇÖan dan keilmuan Islam.

Melalui sesi panel tersebut, Zulfan memberikan penekanan pada pengembangan kapasitas diri. Ia mendorong pemuda untuk aktif mencari peluang di kancah internasional guna memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Kompetensi akademik dan non-akademik dinilai sebagai modal utama dalam membangun kepercayaan diri. Zulfan meyakini bahwa kombinasi nilai-nilai yang kuat dan pengalaman nyata akan melahirkan kontribusi nyata di lingkup global.

Artikel terkait

Rekomendasi