PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tengah mempersiapkan kedatangan kloter kedua skuter matik premium TMAX setelah 50 unit pertama habis terjual dalam 25 menit. Informasi tersebut disampaikan pada sela kegiatan MAXI Tour Boemi Nusantara di Toba, Sabtu (18/4/2026).
Permintaan tinggi terhadap motor seharga Rp450 juta hingga Rp470 juta ini melampaui prediksi awal perusahaan, sebagaimana dilansir dari Otomotif. Saat ini, pihak pabrikan sedang berkoordinasi dengan Yamaha Motor Confidential (YMC) terkait jadwal pengiriman unit Completely Built Up (CBU) tersebut.
Rifki Maulana, Manager Public Relation Community & YRA PT YIMM, menjelaskan bahwa antusiasme konsumen terhadap model flagship ini sangat signifikan. Namun, pembukaan keran pemesanan baru belum dilakukan karena masih menunggu kepastian stok dan jadwal distribusi dari pusat.
"Untuk saat ini belum (dibuka pemesanan), karena memang batch keduanya masih dalam proses," ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation Community & YRA PT YIMM.
Pihak manajemen mengakui bahwa kecepatan penjualan pada tahap pertama menunjukkan loyalitas kuat dari pengguna seri Maxi Yamaha di tanah air. Perusahaan awalnya memperkirakan stok tersebut baru akan habis dalam kurun waktu tiga hingga enam bulan.
"Ini benar-benar di luar ekspektasi bahwa antusiasme market terhadap TMAX itu sangat besar. Padahal kita juga pikir harga segini bisa tidak ya, tiga atau enam bulan habis. Ternyata 25 menit habis," kata Rifki Maulana, Manager Public Relation Community & YRA PT YIMM.
Pemesanan unit akan kembali ditawarkan kepada publik segera setelah jadwal termin pengiriman menemui titik terang. YIMM menegaskan bahwa operasional pemesanan harus bergerak sesuai dengan rencana bisnis yang telah disepakati bersama pihak prinsipal.
"Belum dibuka, jadi nanti kalau memang stoknya sudah ready atau jadwal pengirimannya datang. Kan kita sudah komitmen termin pengirimannya dengan YMC," ucap Rifki Maulana, Manager Public Relation Community & YRA PT YIMM.
Rifki juga memberikan klarifikasi mengenai total kuota unit untuk pasar Indonesia yang sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta otomotif. Menurutnya, jumlah 50 unit yang terjual sebelumnya hanyalah tahap awal dari rangkaian distribusi yang direncanakan.
"Bukan cuma 50, baru 50. Yang pasti batch pertama jumlahnya kita sudah sama-sama tahu dan itu sudah sold out. Nah saat ini batch kedua, karena termin kita sudah ditentukan untuk business planning, sekian unit, sekian datang lagi," kata Rifki Maulana, Manager Public Relation Community & YRA PT YIMM.