Produsen otomotif Yamaha resmi memperkenalkan pembaruan untuk skuter matik retro Yamaha Fascino di pasar India pada Sabtu (18/4/2026). Kendaraan ini hadir dengan penyegaran pada sisi eksterior serta dibanderol dengan harga kompetitif mulai dari Rp 14 jutaan.
Dilansir dari Detik Oto melalui laporan Gaadiwaadi, perubahan paling mencolok pada Yamaha Fascino terbaru terlihat pada desain bagian ekor yang kini dibuat lebih pendek. Perancangan lekukan bodi juga dibuat menjadi lebih sporty serta aerodinamis guna memberikan kesan modern pada tampilannya.
Penyegaran visual lainnya mencakup desain lampu belakang, lampu sein, serta kombinasi warna dan grafis striping yang lebih segar. Meskipun mendapatkan sentuhan baru, pabrikan asal Jepang ini tetap mempertahankan dimensi bodi yang kompak dengan aksen membulat yang dominan di hampir seluruh bagian motor.
Sektor dapur pacu tidak mengalami perubahan signifikan dengan tetap mengandalkan mesin BlueCore 125 cc berpendingin udara. Spesifikasi tersebut didukung oleh sistem Smart Motor Generator (SMG) serta teknologi hybrid yang diklaim mampu memberikan tambahan tenaga saat motor berada pada putaran bawah.
Fitur pendukung pada Yamaha Fascino tergolong lengkap untuk kelas skutik retro, mulai dari smart stop system (SSS) hingga kompatibilitas bahan bakar E20. Kendaraan ini juga telah dilengkapi dengan soket pengisian daya ponsel, kapasitas bagasi mencapai 21 liter, serta panel instrumen TFT yang mendukung sistem navigasi dan answer back system.
Konsumen di India ditawarkan tiga pilihan varian utama untuk model ini, yakni tipe Drum, Disc, dan S Version. Pilihan warna yang tersedia sangat beragam, mulai dari merah, hitam, putih, hijau, biru muda, biru tua, abu-abu, hingga hitam matte.
Harga jual Yamaha Fascino terbaru berada pada kisaran 76.500 rupee atau setara Rp 14 jutaan untuk tipe terendah, hingga 95.200 rupee atau sekitar Rp 17 jutaan untuk tipe tertinggi. Model Fascino sendiri merupakan salah satu produk tersukses Yamaha di India dengan total produksi mencapai 1,5 juta unit sejak pertama kali diperkenalkan 11 tahun lalu.