XLSMART Bukukan Pendapatan Rp11,84 Triliun pada Kuartal I 2026

XLSMART Bukukan Pendapatan Rp11,84 Triliun pada Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi XLSMART Bukukan Pendapatan Rp11,84 Triliun pada Kuartal I 2026.

Lonjakan performa bisnis yang signifikan diraih oleh XLSMART Telecom Sejahtera Tbk pada awal tahun 2026. Perusahaan telekomunikasi ini sukses mencatatkan pertumbuhan di tengah persaingan industri digital yang kian kompetitif.

Dikutip dari Suara, emiten telekomunikasi ini membukukan pendapatan sebesar Rp11,84 triliun sepanjang kuartal pertama (Q1) 2026. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 38 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY).

Faktor utama yang menggerakkan pertumbuhan ini adalah keberhasilan integrasi pasca-merger serta perluasan jaringan 5G yang masif. Profitabilitas perusahaan juga menunjukkan tren positif dengan normalized EBITDA mencapai Rp5,43 triliun atau naik 26 persen YoY.

Laba bersih yang dinormalisasi bahkan melesat tajam hingga 254 persen YoY menjadi Rp1,37 triliun. Saat ini, layanan data dan digital menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi mencapai 91,8 persen dari total pendapatan perusahaan.

Optimalisasi layanan data bernilai tambah juga berdampak pada peningkatan blended ARPU menjadi Rp47,3 ribu. Fokus perusahaan kini tertuju pada penguatan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat yang terus berkembang.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, memberikan penegasan mengenai arah kebijakan perusahaan. Ia menyatakan bahwa prioritas saat ini adalah meningkatkan kualitas konektivitas bagi seluruh pelanggan.

"Fokus utama XLSMART saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman 5G pelanggan di seluruh Indonesia," kata Rajeev Sethi dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa perusahaan ingin menjamin pelanggan mendapatkan akses internet yang cepat, stabil, dan lancar. Infrastruktur yang terintegrasi menjadi modal utama dalam menyajikan pengalaman digital generasi terbaru di tanah air.

"Dengan infrastruktur yang semakin kuat dan terintegrasi, kami berada pada posisi yang lebih siap untuk menghadirkan kualitas layanan yang semakin baik bagi pelanggan," ujar Rajeev Sethi.

Pertumbuhan Trafik Data dan Ekspansi BTS

Transformasi jaringan yang dijalankan XLSMART berdampak langsung pada kapasitas layanan. Trafik data tercatat melonjak 36 persen YoY menjadi 3.867 Petabytes hingga akhir Maret 2026.

Kenaikan trafik ini dipicu oleh tingginya penggunaan layanan streaming video, gim mobile, hingga teknologi berbasis cloud. Untuk mendukung kapasitas tersebut, jumlah BTS perusahaan kini mencapai lebih dari 253 ribu unit atau tumbuh 54 persen YoY.

Manajemen telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site jaringan serta menambah 4,9 ribu site baru secara nasional. Selain itu, perusahaan telah merampungkan 77 persen target tower dismantling sebagai bagian dari efisiensi operasional pasca-merger.

Cakupan Layanan 5G di 43 Kota

XLSMART terus memacu pengembangan teknologi 5G dengan metode blanket coverage di lokasi-lokasi strategis. Hingga kuartal pertama tahun ini, layanan 5G perusahaan telah menjangkau 43 kota di Indonesia.

Ekspansi ini bertujuan memenuhi permintaan terhadap internet kecepatan tinggi untuk produktivitas digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Selama masa Ramadan dan Idulfitri, kualitas jaringan tetap stabil meski beban trafik meningkat 21 persen.

Prestasi ini diperkuat dengan raihan penghargaan Ookla Speedtest Awards 2025 sebagai Fastest 5G Network in Indonesia. Perusahaan juga masuk dalam daftar TIME Best Companies Asia-Pacific 2026 berdasarkan tingkat kepuasan karyawan dan pertumbuhan bisnis.

Rajeev Sethi menambahkan bahwa pihaknya juga fokus membangun lingkungan kerja yang tangkas. "XLSMART berkomitmen menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan sekaligus best place to work bagi talenta terbaik Indonesia," kata Rajeev Sethi.

Alokasi Belanja Modal untuk Modernisasi

Guna menopang ekspansi bisnis jangka panjang, XLSMART telah menyerap belanja modal atau capex sebesar Rp2,25 triliun. Dana ini dialokasikan khusus untuk integrasi jaringan dan modernisasi infrastruktur di berbagai wilayah.

Peningkatan kualitas pengalaman pelanggan tetap menjadi sasaran utama dari investasi besar tersebut. Melalui berbagai lini brand seperti XL Prepaid, AXIS, SMARTFREN, hingga layanan Enterprise, perusahaan optimis dapat memperdalam penetrasi pasar.

Artikel terkait

Rekomendasi