Xiaomi Uji Coba Tiga Model Redmi dengan Baterai 10000 mAh

Xiaomi Uji Coba Tiga Model Redmi dengan Baterai 10000 mAh
Foto: Ilustrasi Xiaomi Uji Coba Tiga Model Redmi dengan Baterai 10000 mAh.

Produsen teknologi asal China, Xiaomi, sedang mengembangkan tiga model ponsel Redmi baru yang mengusung kapasitas baterai mencapai 10.000 mAh guna meningkatkan durasi pemakaian perangkat. Inovasi yang diproyeksikan menyasar lini Redmi Note dan seri K ini dilaporkan pada Senin (27/4/2026) bakal mengubah standar daya tahan ponsel di pasar global.

Kapasitas daya jumbo tersebut dikabarkan sedang menjalani tahap pengujian dengan dukungan pengisian daya cepat kabel di atas 100 watt (W). Integrasi teknologi ini bertujuan agar pengisian daya tetap praktis bagi pengguna meskipun kapasitas baterainya sangat besar, sebagaimana dilansir dari Teknologi melalui platform Weibo.

Pembocor industri Digital Chat Station mengungkapkan perkembangan terkini mengenai proses riset yang dilakukan oleh sub-merek Xiaomi tersebut di pasar domestik China.

"Redmi saat ini memiliki tiga ponsel berbeda dalam tahap pengujian dengan baterai sebesar itu, " tulis Digital Chat Station.

Penempatan kapasitas ekstrem ini menandai pergeseran fokus industri ponsel pintar yang kini mulai mengedepankan efisiensi energi sebagai nilai jual utama. Selain Xiaomi, merek lain seperti Honor, Realme, dan Vivo juga mulai mengadopsi tren baterai ultra-besar untuk memikat konsumen mainstream maupun pengguna performa tinggi.

Namun, penggunaan sel tunggal pada baterai ini berpotensi menghadapi kendala regulasi di pasar Eropa yang memiliki standar keamanan ketat untuk pengiriman baterai berkapasitas besar. Hal tersebut diprediksi dapat meningkatkan biaya logistik dan memengaruhi harga jual akhir di wilayah tersebut.

Sebagai solusi untuk pasar internasional, model seperti Redmi Note 17 Pro Max diperkirakan menggunakan kapasitas baterai yang sedikit lebih rendah, yakni 9.210 mAh. Langkah ini diambil untuk memastikan perangkat tetap mematuhi regulasi keselamatan dan menjaga efisiensi biaya pengiriman.

Dukungan daya 100W menjadi elemen krusial mengingat tanpa teknologi tersebut, waktu pengisian baterai 10.000 mAh akan memakan waktu terlalu lama. Di sisi lain, pasar Amerika Serikat diprediksi hanya akan menerima dukungan pengisian daya maksimal 80W karena kekhawatiran operator seluler setempat terhadap risiko panas berlebih.

Spesifikasi teknis lainnya yang akan menyertai perangkat ini mencakup penggunaan layar 1.5K LTPS dengan penyegaran tinggi serta kamera utama Samsung HP5 beresolusi 200 megapiksel. Dari sisi desain, ponsel ini dikabarkan menggunakan bingkai logam premium dan sensor pemindai sidik jari optik yang tertanam di bawah layar.

Hingga saat ini, rekor kapasitas daya terbesar di lini Redmi masih dipegang oleh model Turbo 5 Max yang memiliki baterai 9.000 mAh. Produk baru ini kemungkinan akan diperkenalkan terlebih dahulu di Asia melalui seri K, yang sering kali berganti identitas menjadi merek Poco untuk pasar global.

Artikel terkait

Rekomendasi