Persaingan pasar ponsel pintar dengan kapasitas daya besar diprediksi akan semakin ketat dalam beberapa bulan ke depan. Dilansir dari Suara, Xiaomi dilaporkan tengah menguji perangkat baru yang dirumorkan membawa baterai monster berkapasitas hingga 12.000 mAh.
Perangkat dengan spesifikasi premium tersebut diperkirakan bakal meluncur ke pasar komersial global dengan nama POCO X9 Pro Max. Bocoran ini berawal dari informasi yang dibagikan oleh tipster Digital Chat Station melalui media sosial Weibo.
Digital Chat Station mengungkapkan bahwa Xiaomi sedang melakukan pengujian baterai berkapasitas 10.000 mAh hingga 12.000 mAh. Komponen daya berkapasitas besar ini dirancang untuk lini Redmi Turbo 6 dan Redmi Turbo 6 Max.
Melihat pada siklus peluncuran sebelumnya, seri Redmi Turbo umumnya dirilis secara eksklusif untuk pasar domestik China. Tidak lama setelah itu, perangkat tersebut biasanya akan diganti namanya atau rebrand untuk pasar internasional.
Strategi rebrand ini diprediksi kembali berlaku untuk Redmi Turbo 6 series yang akan hadir sebagai POCO X9 Pro dan POCO X9 Pro Max. Pola penamaan ini serupa dengan lini Redmi Turbo 5 Max yang menjadi POCO X8 Pro Max, serta Redmi Turbo 4 yang menjadi POCO X7 Pro.
Redmi Turbo 6 sendiri diduga kuat akan memulai debutnya pada kuartal keempat tahun 2026. Xiaomi bahkan dikabarkan telah sukses menguji perangkat dengan kapasitas daya berkisar antara 9.000 mAh hingga 10.000 mAh.
Komponen tersebut disiapkan untuk Redmi Note 17 Pro Plus versi China dengan kapasitas 10.100 mAh. Sementara itu, varian Redmi Note 17 Pro Plus untuk pasar global dilaporkan bakal membawa daya sebesar 9.210 mAh.
Saat ini muncul dua versi bocoran terkait spesifikasi POCO X9 Pro Max. Ilustrasi pertama disebarkan oleh akun X @techactually yang merujuk pada data Digital Chat Station.
Ponsel flagship killer ini digambarkan mengusung baterai 12.000 mAh dengan dukungan layar yang memiliki tingkat kecerahan mencapai 3.000 nits. Berdasarkan rumor di Weibo, perangkat ini merupakan rebrand dari Redmi Turbo 6 Pro Max.
Ponsel pintar ini diprediksi membawa spesifikasi kelas atas, mulai dari layar berukuran 7 inci dengan resolusi 2K. Sektor dapur pacu kabarnya akan ditenagai oleh chipset premium MediaTek Dimensity berfabrikasi 3nm.
Fitur mewah lain yang turut disematkan meliputi pemindai sidik jari ultrasonik 3D di bawah layar dan penggunaan bingkai berbahan logam. Ponsel tangguh ini juga diprediksi mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu peringkat IP68 serta IP69.
Penerapan teknologi sel tunggal (single cell) pada kapasitas 12.000 mAh ini menjadi pencapaian besar bagi Xiaomi. Umumnya, kapasitas daya sebesar itu membutuhkan sistem sel ganda yang membutuhkan ruang lebih luas di dalam bodi ponsel.
Persaingan Ketat di Kelas Ponsel Baterai Monster
Bocoran kedua yang dirilis oleh SmartPrix memberikan prediksi yang sedikit berbeda. Laporan tersebut menyatakan bahwa lini Redmi Turbo 6 series kemungkinan hanya akan dibekali baterai berkapasitas 10.000 mAh.
POCO juga dipastikan mendapat persaingan ketat dari produsen lain dalam perebutan pasar ponsel baterai jumbo. Honor diketahui telah menyiapkan lini Honor Win series yang membawa spesifikasi tidak kalah bertenaga.
Honor Win 2 dirumorkan mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan fabrikasi 2nm yang efisien serta baterai 10.000 mAh. Sebelumnya, Honor Power 2 sudah hadir di pasar internasional memadukan MediaTek Dimensity 8500 Elite dan baterai 10.080 mAh.
Huawei juga tidak mau ketinggalan dengan menguji perangkat berdaya lebih dari 10.000 mAh melalui teknologi Super Energy Pump. Sistem ini diklaim mampu menjamin konversi energi yang stabil hingga mencapai angka 98 persen.
Teknologi pengisian daya mutakhir milik Huawei tersebut kemungkinan besar akan dipasang pertama kali pada lini kelas menengah mereka. Salah satu kandidat kuat perangkat yang akan menggunakannya adalah seri Huawei Enjoy 100 Pro Max.