Produsen teknologi asal China, Xiaomi, tengah mempersiapkan peluncuran lini smartphone midrange premium Xiaomi 17T dan Redmi Note 17 Pro Max yang dijadwalkan hadir pada kuartal ketiga atau keempat tahun 2026. Perangkat ini menjadi sorotan karena membawa peningkatan kapasitas daya yang signifikan untuk menunjang produktivitas pengguna.
Dilansir dari Suara, Xiaomi 17T dikabarkan telah mendapatkan sertifikasi TKDN di Indonesia dan NBTC di Thailand sebagai syarat menjelang perilisan resminya. Peningkatan kapasitas baterai pada seri terbaru ini tercatat mencapai 42 persen jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya.
Data teknis mengenai kapasitas daya perangkat ini muncul melalui bocoran kode sumber yang diungkap oleh leaker Paperking dan didukung oleh informasi dari Digital Chat Station. Redmi Note 17 Pro Max diprediksi mengusung baterai sebesar 10.100 mAh untuk pasar China dan 9.210 mAh untuk versi global.
Kedua model smartphone tersebut direncanakan mendukung teknologi pengisian daya cepat sebesar 100 W. Selain kapasitas baterai yang besar, varian tertinggi Redmi ini dikabarkan akan menggunakan layar datar berukuran 7 inci dan sensor kamera utama berkekuatan 200 MP.
| Model Perangkat | Kapasitas Baterai | Kecepatan Isi Daya |
|---|---|---|
| Xiaomi 17T Pro | 7.000 mAh | 100 W |
| Redmi Note 17 Pro Plus CN | 10.100 mAh | 100 W |
| Redmi Note 17 Pro Plus Global | 9.210 mAh | 100 W |
Keputusan Xiaomi untuk menggunakan penomoran seri 17 merupakan langkah strategis guna menyelaraskan angka dengan lini produk flagship mereka. Langkah ini sekaligus menandai lompatan penomoran dari seri sebelumnya yang saat ini masih berada di pasar.