Xiaomi secara diam-diam memperkenalkan varian teranyar dari lini tablet mereka, yakni Redmi Pad 2 9.7, untuk pasar Singapura dan Malaysia. Kehadiran perangkat ini membawa sejumlah penyegaran teknis jika dibandingkan dengan versi standar yang meluncur pada Juni 2025.
Perubahan yang paling mencolok terlihat pada dimensi layar yang kini lebih kompak, transisi jenis chipset yang digunakan, serta penyesuaian pada sektor daya. Tablet ini dirancang bagi pengguna yang menginginkan perangkat lebih ringkas namun tetap bertenaga, seperti dilansir dari Tekno.
Sesuai dengan penamaan resminya, Redmi Pad 2 9.7 mengusung panel layar berukuran 9,7 inci. Ukuran ini menyusut dari model reguler yang sebelumnya memiliki bentang layar seluas 11 inci.
Walaupun secara fisik lebih kecil, kualitas visualnya justru meningkat drastis berkat dukungan refresh rate hingga 120 Hz. Fitur ini memberikan pengalaman navigasi yang lebih halus dibandingkan model terdahulu yang hanya mentok di angka 90 Hz.
Panel LCD pada tablet ini memiliki resolusi 2.048 x 1.280 piksel dengan tingkat kecerahan maksimal mencapai 600 nits. Untuk dimensi fisiknya, perangkat ini tercatat memiliki ukuran 226,51 x 147,97 x 7,4 mm dengan bobot yang cukup ringan di angka 406 gram.
Transisi Chipset dan Kapasitas Baterai
Dapur pacu Redmi Pad 2 9.7 kini mengandalkan Snapdragon 6s Gen 2 (4G) dengan fabrikasi 6nm. Langkah ini merupakan perubahan besar karena versi 2025 sebelumnya menggunakan MediaTek Helio G100 Ultra.
Snapdragon 6s Gen 2 dibekali dengan susunan CPU yang terdiri dari 4x Cortex-A73 berkecepatan hingga 2.9 GHz dan 4x Cortex-A53 hingga 1.9 GHz. Komponen ini bekerja berdampingan dengan RAM 4GB serta pilihan memori internal sebesar 64 GB atau 128 GB.
Pada sektor ketahanan daya, Xiaomi menyematkan baterai berkapasitas 7.600 mAh. Kapasitas tersebut memang lebih rendah daripada generasi pendahulunya yang mengusung baterai jumbo 9.000 mAh.
Sistem pengisian daya cepat 18 watt tetap dipertahankan untuk mengisi ulang baterai melalui port USB-C. Namun, dalam paket pembelian yang tersedia, konsumen akan mendapatkan adaptor pengisi daya dengan output 15 watt.
Fitur Pendukung dan Harga Jual
Kebutuhan dokumentasi dan komunikasi visual didukung oleh kamera belakang 8 MP dan kamera depan 5 MP. Tablet ini sudah mengadopsi sistem operasi HyperOS 3 yang menawarkan antarmuka lebih modern.
Fasilitas hiburan juga terjamin melalui kehadiran speaker stereo dan jack audio 3.5 mm yang kini mulai jarang ditemukan pada tablet modern. Keamanan perangkat ini didukung oleh fitur AI face unlock untuk akses yang lebih cepat.
Di pasar Singapura, varian WiFi only dibanderol dengan harga mulai dari 229 dollar Singapura atau berkisar Rp 3,1 juta. Sementara itu, model WiFi + 4G dipasarkan dengan harga mulai 269 dollar Singapura atau sekitar Rp 3,6 jutaan.
Sejauh ini, harga resmi untuk wilayah Malaysia belum diumumkan secara terbuka ke publik. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana Xiaomi untuk memboyong tablet ringkas ini ke pasar Indonesia.