WhatsApp Hapus Fitur Avatar Secara Bertahap dari Android dan iOS

WhatsApp Hapus Fitur Avatar Secara Bertahap dari Android dan iOS
Foto: Ilustrasi WhatsApp Hapus Fitur Avatar Secara Bertahap dari Android dan iOS.

Aplikasi pesan instan WhatsApp mulai melakukan penghapusan fitur Avatar secara bertahap bagi pengguna platform Android dan iOS pada Selasa (5/5/2026). Langkah penghentian layanan persona digital yang pertama kali diperkenalkan pada Desember 2022 tersebut dilaporkan mencakup penghapusan akses pada menu pengaturan hingga profil pengguna.

Akses terhadap pembuatan dan pengeditan representasi digital tersebut kini mulai menghilang dari berbagai antarmuka aplikasi. Berdasarkan laporan dari WABetaInfo yang dilansir dari Tekno, pembersihan elemen Avatar ini meliputi menu Settings, tampilan info profil, hingga pintasan pada papan ketik (keyboard).

Hasil pantauan pada Selasa (5/5/2026) menunjukkan bahwa menu Settings pada WhatsApp Android versi 2.26.16.72 sudah tidak lagi menyediakan fitur tersebut. Meski demikian, ketersediaan fitur kemungkinan masih ditemukan pada versi aplikasi yang berbeda atau perangkat berbasis iOS karena proses penghapusan dilakukan secara bertahap.

Pihak WABetaInfo memberikan penjelasan mengenai mekanisme teknis pemutusan akses fitur ini kepada publik.

"gradual rollout" ujar WABetaInfo, situs pemantau pembaruan WhatsApp.

Penyesuaian sistem ini diklaim sudah berjalan selama beberapa bulan terakhir sebelum akhirnya menjangkau lebih banyak pengguna pada awal Mei 2026. Setelah proses selesai sepenuhnya, seluruh kemampuan untuk membuat atau menampilkan avatar di profil akan ditiadakan dari sistem.

Meskipun manajemen menu utama Avatar dihentikan, pengguna masih dapat menemukan jejak penggunaan fitur ini pada riwayat percakapan mereka.

"Recent Stickers" kata WABetaInfo, menjelaskan lokasi penyimpanan stiker yang masih tersisa.

Stiker yang pernah dikirim atau disimpan sebelumnya tetap dapat diakses melalui kolom favorit dalam percakapan. Hal ini menjadi satu-satunya elemen Avatar yang tidak ikut terhapus secara otomatis dari basis data pengguna selama stiker tersebut pernah digunakan.

Langkah penghapusan ini diduga kuat dipicu oleh tingkat adopsi fitur yang tidak mencapai target perusahaan selama empat tahun masa perjalanannya. Hingga saat ini, pihak WhatsApp belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan spesifik di balik penghentian fitur persona digital tersebut.

Evaluasi rutin terhadap fungsi aplikasi menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan kelanjutan sebuah fitur. Penutupan akses ini dinilai sebagai upaya fokus pengembangan pada fitur lain yang memiliki keterlibatan pengguna lebih tinggi di masa mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi