Warga Penjaringan Keluhkan Tumpukan Sampah Berulang di Jalan Kepanduan 2

Warga Penjaringan Keluhkan Tumpukan Sampah Berulang di Jalan Kepanduan 2
Foto: Ilustrasi Warga Penjaringan Keluhkan Tumpukan Sampah Berulang di Jalan Kepanduan 2.

Tumpukan sampah di Jalan Kepanduan 2, Penjaringan, Jakarta Utara, dilaporkan terus menggunung dan mengganggu aktivitas masyarakat sekitar hingga Rabu (14/4/2026). Aktivitas pembuangan limbah secara ilegal di lokasi tersebut tetap berlangsung meski warga telah berulang kali melayangkan pengaduan resmi kepada pemerintah daerah.

Kondisi pencemaran lingkungan ini semakin memprihatinkan karena aroma tidak sedap yang terbawa angin mulai masuk ke area pemukiman. Dilansir dari Megapolitan, tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik ini juga menutup akses lahan yang biasanya digunakan warga untuk berolahraga.

Jayadi, salah satu warga setempat, memberikan kesaksian bahwa upaya melaporkan masalah ini melalui platform digital milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum membuahkan hasil yang permanen.

"Sudah pernah dilaporkan melalui JAKI tapi masih dan tetap aktif sampai sekarang," ujarnya Jayadi.

Menurut pengamatannya, volume sampah terus meningkat seiring dengan aktivitas pembuangan yang masih terjadi secara rutin di titik tersebut.

"Sudah parah banget, tumpukan sampahnya meningkat banget," ungkap Jayadi.

Keresahan serupa disampaikan oleh warga lainnya bernama Mawar yang menyoroti penurunan kualitas kesehatan lingkungan di wilayah RW 16 tersebut. Ia menilai keberadaan tumpukan sampah tersebut telah merampas ruang publik warga.

"Ya, kalau keluhan ya bau, kurang nyaman. Yang tadinya buat aktivitas warga, berolahraga, jadi kurang sehat," tutur Mawar.

Mawar juga menyayangkan lambatnya respon dari otoritas kewilayahan setempat meskipun laporan lisan maupun tertulis diklaim sudah disampaikan secara berjenjang.

"Kalau ke JAKI saya sih belum ya. Tapi kalau dari Lurah, Camat, Walikota sudah. Cuma ya sampai sekarang enggak tahu tindaklanjutnya seperti apa," kata Mawar.

Pihak kelurahan setempat mengakui adanya kendala dalam penanganan masalah sampah di lokasi yang dimaksud. Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pejagalan, Andita, mengonfirmasi bahwa rentetan laporan warga telah masuk sejak beberapa bulan lalu.

"Yang saya tangani pengaduan masalah terkait tumpukan sampah Jalan Kepanduan 2 di RW 16 ini, itu mulai tanggal 22 Februari. Itu laporan berulang sampai saat ini," jelas Andita.

Kelurahan Pejagalan mengklaim telah menempuh sejumlah langkah administratif guna menghentikan pembuangan sampah di kawasan tersebut, termasuk mendatangi pemilik lapak di sekitar lokasi.

"Tindaklanjut selanjutnya upaya-upaya yang dilakukan oleh Kelurahan Pejagalan adalah mengeluarkan surat himbauan tertulis terhadap lapak-lapak yang ada," ucap Andita.

Guna memberikan efek jera dan memastikan penertiban berjalan maksimal, pihak kelurahan berencana melibatkan unsur penegak perda dalam waktu dekat.

"Untuk penindakan penertiban kami harus berkoordinasi dengan Satpol PP," tambah Andita.

Artikel terkait

Rekomendasi