Warga Lebak Jual Perhiasan Emas Imbas Pelemahan Rupiah

Warga Lebak Jual Perhiasan Emas Imbas Pelemahan Rupiah
Foto: Ilustrasi Warga Lebak Jual Perhiasan Emas Imbas Pelemahan Rupiah.

Masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten, berbondong-bondong menjual perhiasan emas mereka di kawasan Pasar Tradisional Rangkasbitung pada Minggu (24/5/2026). Langkah ini diambil warga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga hingga biaya pendidikan anak di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Aktivitas jual dan beli emas di kawasan pasar tersebut terpantau mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir, seperti dilansir dari Investor Daily. Sejumlah toko emas dipadati oleh warga yang ingin melepas aset perhiasan mereka akibat tekanan ekonomi yang mulai dirasakan masyarakat akar rumput.

Pemilik toko emas di Rangkasbitung, Romi, mengonfirmasi adanya tren kenaikan penjualan emas oleh masyarakat dalam satu hingga dua minggu belakangan ini. Jenis perhiasan yang paling banyak dijual kembali oleh warga adalah emas 24 karat dan emas muda atau emas Singapura.

"Harga emas perhiasan hari ini beli di Rp 2,430 juta per gram dan jual di Rp 2,330 juta per gram. Minggu ini sebenarnya cenderung stabil," ungkap Romi.

Menurut dia, kondisi mata uang rupiah yang terus merosot memicu masyarakat untuk lebih memilih mendapatkan uang tunai dengan menjual aset mereka dibandingkan melakukan pembelian baru.

"Sekarang kayaknya yang jual lebih banyak, walaupun belum terlalu signifikan. Mungkin karena kondisi rupiah lagi anjlok juga," katanya.

"Ada emas 24 sama Mas Singapura kalau di sini sebutnya ya, emas muda ya," ungkapnya.

Tekanan ekonomi ini juga diakui oleh Lia, seorang warga dari Kampung Papanggo, Kecamatan Rangkasbitung, yang terpaksa mendatangi toko emas untuk menjual perhiasan seberat satu gram miliknya.

"Buat beli peralatan sekolah anak," katanya.

Lia menjelaskan bahwa keputusan menjual perhiasan ini terpaksa diambil karena kondisi keuangan keluarganya sedang dalam posisi sulit.

"Ini mah lagi kepepet aja. Biasanya suami saya ngasih," cerita dia.

Artikel terkait

Rekomendasi