Wahana Interfood Akuisisi Momogi Group Perluas Pasar ke Vietnam

Wahana Interfood Akuisisi Momogi Group Perluas Pasar ke Vietnam
Foto: Ilustrasi Wahana Interfood Akuisisi Momogi Group Perluas Pasar ke Vietnam.

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) melalui Win&Co Group resmi menandatangani kesepakatan pengambilalihan mayoritas saham PT Sari Murni Abadi atau Momogi Group di Jakarta, Rabu (6/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan memperkuat penetrasi pasar perseroan di kawasan regional, khususnya Indonesia dan Vietnam.

Kesepakatan yang tertuang dalam Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) tersebut mencakup rencana pengalihan hingga 99,99 persen saham Momogi Group. Sebagaimana dilansir dari Market, transaksi akan dinyatakan efektif secara hukum setelah seluruh kondisi prasyarat dipenuhi oleh kedua belah pihak.

Direktur Utama Wahana Interfood Group Sugianto Soenario menjelaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Pengambilalihan ini menandai masuknya perseroan ke dalam sektor bahan pangan dan makanan (food and ingredients) secara lebih luas.

"Kami melihat adanya potensi sinergi yang besar dari sisi pengembangan produk, distribusi, hingga perluasan pasar. Melalui transaksi ini, Win&Co Group juga akan memperluas bisnis Perseroan menjadi food and ingredients dengan akses ke dua pasar dengan pertumbuhan konsumsi tercepat di Asia Tenggara, yaitu Indonesia dan Vietnam," ujar Sugianto.

Momogi Group sendiri dikenal sebagai produsen camilan yang memiliki rekam jejak panjang dengan raihan Top Brand Award selama 17 tahun berturut-turut. Saat ini, perusahaan memiliki dua fasilitas manufaktur di Jawa Timur dan Jawa Barat, serta dua fasilitas produksi di Vietnam melalui kerja sama dengan Bibica Corporation.

Integrasi ini diproyeksikan mampu mengoptimalkan rantai pasok global perusahaan, mulai dari pengadaan bahan baku cokelat premium hingga distribusi produk akhir ke mancanegara. Wilayah sasaran mencakup pasar berkembang di Asia, Timur Tengah, hingga benua Afrika.

Direktur Momogi Group Servin Njoo menyatakan bahwa kolaborasi dengan Win&Co Group diharapkan dapat mengakselerasi jangkauan brand mereka di pasar yang lebih luas.

"Dengan bergabungnya kekuatan brand dan jaringan yang dimiliki masing-masing pihak, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan ke depan," ujar Servin.

Data Statista menunjukkan pasar makanan ringan di Asia Tenggara memiliki potensi pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) sebesar 6 hingga 8 persen hingga tahun 2030. Peningkatan jumlah kelas menengah dan pergeseran pola konsumsi masyarakat menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan sektor FMCG di kawasan tersebut.

Melalui akuisisi ini, Win&Co Group mempertegas transformasinya dari produsen kakao menjadi grup bisnis konsumen yang terdiversifikasi. Strategi ini mencakup pengembangan produk non-cokelat seperti wafer, biskuit, hingga konfeksioneri untuk memperkuat posisi mereka di industri makanan ringan.

Artikel terkait

Rekomendasi